Ini Daerah Rawan Covid-19 di 27 Kabupaten Kota Jabar

BOGOR-KITA.com, KOTA BANDUNG – Pemerintah Jawa Barat akhirnya memperpanjang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar tingkat provinsi sampai tanggal 29 Mei 2020. Perpanjangan ini untuk mengantisipasi arus mudik dan eforia Idulfitri.

Bagaimana peta covid-19 di 27 kabupaten kota yang ada di Jabar? Kabupaten atau kota mana yang rawan covid-19 dan mana yang aman?

Dalam jumpa pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (20/5/2020), Gubernur Jabar Ridwan Kamil memaparkan peta covid-19 di Jabar berdasarkan level atau tingkat bahayanya.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, membagi 5 level covid di 27 kabupaten kota di seluruh Jabar.

Kelima level dilandaskan pada  kajian ilmiah.

Kabupaten kota mana yang paling rawan dan mana yang paling aman?

Berikut selengkapnya.

1.Zona Merah.

-Artinya ditemukan kasus COVID-19 pada satu klaster atau lebih dengan peningkatan kasus signifikan, sehingga dapat dilakukan PSBB maksimal atau penuh di daerah tersebut. 

– Ada 3 daerah yang masuk zona merah, yakni Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kota Cimahi

2.Zona Kuning

-Artinya, ditemukan kasus COVID-19 pada klaster tunggal, sehingga bisa diterapkan PSBB parsial di daerah tersebut. 

-Ada 19 daerah  yang masuk zona kuning, yakni Kabupaten Bandung, Kota Bogor, Ciamis, Cianjur, Cirebon, Indramayu, Karawang, Kuningan, Majalengka, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Tasikmalaya, Kota Bandung, Banjar, kabupaten Bogor, Cirebon, Depok, dan Tasikmalaya.

3.Zona Biru

-Artinya, ditemukan kasus secara sporadis, baik lokal maupun kasus impor, maka perlu diterapkan physical distancing. 

– Ada 5 daerah yang masuk zona ini, yakni, Kabupaten Garut, Pangandaran, Sumedang, Bandung Barat, dan Kota Sukabumi.

-Zona Hijau belum ada.

“Tanpa mengurangi kekhidmatan dalam menjelang Idulfitri dan syariatnya, kami memohon warga, tidak mudik, atau mudiklah dengan digital, silahturahmilah dengan virtual, dan juga berhubung 27 kabupaten/kota tidak ada daerah warna hijau, kami merekomendasi salat Idulfitri di rumah masing-masing,” kata Kang Emil, dilansir dari Humas Pemprov Jabar. [] Admin

 



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *