Sosialisasi teknologi bioflok untuk budidaya Lele di Ciampea, Kabupaten Bogor.

Dosen IPB Sosialisasikan Teknologi Bioflok Budidaya Lele di Ciampea

BOGOR-KITA.com, DRAMAGA – Dosen dari Program Studi Teknologi Produksi dan Manajemen Perikanan Budidaya, Sekolah Vokasi, IPB University, Dr Wiyoto SPi, MSc menyosialisasi teknologi bioflok untuk budidaya lele di Ciampea, Kabupaten Bogor.

Dalam siaran pers yang diterima BOGOR-KITA.com, Selasa (10/12/2019) dikatakan, teknologi bioflok merupakan penambahan karbon organik maupun nitrogen dalam budidaya ikan sehingga membentuk biomassa bakteri.

“Biomassa bakteri inilah yang disebut bioflok. Bioflok merupakan mikroorganisme pembentuk flok, bakteri filamen, partikel, koloid, polimer organik, kation dan sel-sel mati,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini para peserta diajarkan untuk dapat mandiri dalam usaha budidaya lele dengan menggunakan teknologi bioflok dengan baik. Dengan menggunakan teknologi bioflok tersebut diharapkan mampu menurunkan biaya pakan, meningkatkan produktivitas, memperbaiki kualitas air dan mampu menghemat air.

Para peserta yang berjumlah 33 orang itu terdiri dari para bapak, para ibu dan pemuda Karang Taruna. Para peserta antusias menyimak penyampaian materi karena budidaya lele memiliki peluang usaha yang cukup tinggi serta pemeliharaan yang tidak terlalu sulit.

Baca juga  Universitas Pakuan Puji Program Pancakarsa Ade Yasin

Sekretaris Desa Cibanteng, Sakim menyampaikan kegiatan sosialisasi ini sangat bagus karena dapat membuka wawasan dan usaha bagi warga terutama Karang Taruna.

“Ada banyak anak-anak muda di Desa Cibanteng yang tidak bekerja atau menganggur, jadi ini cocok sekali buat desa dan juga ada sungai atau kolam yang bisa dimanfaatkan untuk budidaya lele, sehingga nantinya Cibanteng bisa membuat usaha budidaya lele sendiri, tapi harapannya IPB University juga bisa membantu kami dalam pemasaran dan pelatihannya,” ungkap Sakim.

Menanggapi hal tersebut, dosen IPB University itu akan berusaha memfasilitasi warga yang hendak belajar maupun praktik. Ia pun mempersilakan para warga untuk mengunjungi kolam bioflok yang sudah dibuat di Kampus Sekolah Vokasi.

Salah seorang aparat Desa Cibanteng, Hazmi berharap sosialisasi ini tidak hanya sekadar penyampaian teori saja melainkan dapat berlanjut ke praktik pembuatan kolam bioflok dan budidaya lele.

 “Saya ingin ada pelatihan bioflok agar para warga dapat praktek langsung dan memulai usaha, karna saya lihat budidaya lele ini bagus karena banyak konsumennya dan cocok untuk Karang Taruna di cibanteng ini,” pungkasnya. [] Admin

Baca juga  Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor Gelar Sosialisasi Keamanan Pangan

 



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *