BOGOR-KITA.com - Jelang Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriah, Dinas Pertanian Kota Bogor akan intensif memeriksa kesehatan dan kelayakan hewan qurban.  “Bekerjasama dengan mahasiswa IPB, kami akan menyebar tim yang memeriksa kondisi hewan kurban,” ungkap Azrin Syamsudin, Kepala Dinas Pertanian Kota Bogor dalam acara Dialog Interaktif, Kotak Juanda 10 Radio Sipatahunan, Senin (14/9/2015).

Menurutnya, sebanyak 32 mahasiswa IPB akan terjun memeriksa kondisi hewan yang akan disembelih.

Menurut Azrin, masyarakat harus teliti memilih hewan qurban. Hewan harus sehat, bersih tidak kusam, lincah, tidak cacat secara fisik, cukup umur untuk dijadikan hewan qurban. Minimal berumur 1 tahun untuk kambing dan 2 tahun untuk sapi. Hewan yang sudah dikebiri, tidak boleh dijadikan hewan qurban. “Intinya masyarakat itu harus cerdas dan teliti dalam memilih dan membeli hewan qurban, jangan sampai terjebak atau tertipu dengan harga yang murah, dan  kalau ada hewan qurban yang sakit, langsung laporkan.” tegas Azrin.

Selain itu kondisi para petugas penyembelih juga perlu diperhatikan. Sebab terkait dengan kondisi daging qurban yang nantinya dibagikan dan dikonsumsi warga.  Untuk itu maka Distani Kota Bogor  telah melatih para  petugas. “Agar pemotongan hewan dilakukan sesuai tuntunan agama dan peraturan yang ditetapkan pemerintah,” lanjut Azrin. Sebelum disembelih hewan harus dipastikan tidak dalam kondisi sres, karena daging hewan yang stres kurang baik dikonsumsi. [] Admin

 

Distani Siap Terjunkan Tim Pemeriksa Hewan Qurban

BOGOR-KITA.com – Jelang Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriah, Dinas Pertanian Kota Bogor akan intensif memeriksa kesehatan dan kelayakan hewan qurban.  “Bekerjasama dengan mahasiswa IPB, kami akan menyebar tim yang memeriksa kondisi hewan kurban,” ungkap Azrin Syamsudin, Kepala Dinas Pertanian Kota Bogor dalam acara Dialog Interaktif, Kotak Juanda 10 Radio Sipatahunan, Senin (14/9/2015).

Menurutnya, sebanyak 32 mahasiswa IPB akan terjun memeriksa kondisi hewan yang akan disembelih.

Menurut Azrin, masyarakat harus teliti memilih hewan qurban. Hewan harus sehat, bersih tidak kusam, lincah, tidak cacat secara fisik, cukup umur untuk dijadikan hewan qurban. Minimal berumur 1 tahun untuk kambing dan 2 tahun untuk sapi. Hewan yang sudah dikebiri, tidak boleh dijadikan hewan qurban. “Intinya masyarakat itu harus cerdas dan teliti dalam memilih dan membeli hewan qurban, jangan sampai terjebak atau tertipu dengan harga yang murah, dan  kalau ada hewan qurban yang sakit, langsung laporkan.” tegas Azrin.

Selain itu kondisi para petugas penyembelih juga perlu diperhatikan. Sebab terkait dengan kondisi daging qurban yang nantinya dibagikan dan dikonsumsi warga.  Untuk itu maka Distani Kota Bogor  telah melatih para  petugas. “Agar pemotongan hewan dilakukan sesuai tuntunan agama dan peraturan yang ditetapkan pemerintah,” lanjut Azrin. Sebelum disembelih hewan harus dipastikan tidak dalam kondisi sres, karena daging hewan yang stres kurang baik dikonsumsi. [] Admin

 



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *