Kota Bogor

Diresmikan Bima Arya, Masjid Agung Kota Bogor Masih Sisakan PR

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Masjid Agung Al Isra Kota Bogor telah diresmikan oleh Wali Kota Bima Arya. Meski demikian masjid agung masih menyisakan pekerjaan rumah (PR) untuk Pemkot Bogor.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor memberikan catatan penting terhadap Masjid Agung Al Isra.

Diketahui, Masjid Agung Al Isra baru saja diresmikan oleh Wali Kota Bogor beberapa hari lalu.

Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor Karnain Asyhar, mengatakan catatan yang diberikan DPRD Kota Bogor yakni pertama perihal progres Sertifikasi Laik Fungsi (SLF) bangunan, kedua masjid Agung harus lebih ramah untuk lansia maupun kaum difabel dan ketiga beberapa bagian harus diperbaiki mulai dari toilet hingga menara Masjid.

“Saya mengapresiasi Pemkot Bogor dan stekholder, perjalanan panjang 2016 sampai 2024 proyek Masjid Agung dinyatakan selesai dan diresmikan Wali Kota. Ini apresiasi kinerja dan upaya yang dilakukan. Sehingga terealisasi pembangunan masjid Agung. Tanggal 17 Ramadan yang momentum nya sangat bagus dalam peresmiannya,” ucap Karnain pada Senin (1/4/2024).

Baca juga  Kota Bogor Raih WTP Keenam Secara Beruntun

Namun, menurut Karnain ada beberapa hal yang perlu direspon pasca persemian Masjid Agung Al Isra. Pertama terkait SLF yang belum ada progres.

“Kalau memang sudah selesai bangunan, SLF menjadi hal yang penting. Karena kelas puskesmas saja, yang melaksanakan akreditasi dan reakreditasi dikejar soal poin penilaian salah satunya SLF. Ini bangunan yang lebih besar dengan kapasitas ribuan orang. Saya minta SLF menjadi konsen Pemkot Bogor untuk menuntaskan,” katanya.

Kedua, lanjut Karnain, Masjid Agung Al Isra ini posisi strategis. Sehingga yang akan memanfaatkan bukan hanya yang fisiknya sehat atau orang muda yang sengaja memburu tempat kebanggaan Kota Bogor ini. Tapi ada lansia dan difabel yang perlu direspon atau diakomodir.

Baca juga  Jelang Lengser, Bima Arya Resmikan Masjid Agung Kota Bogor yang 7 Tahun Baru Kelar

“Harus ramah terhadap lansia dan difabel,” ujarnya.

Ketiga, banyak aduan dari masyarakat yang sudah datang ke Masjid Agung, beberapa daya dukung harus diperbaiki.

“Tempat wudhu dan toilet masjid juga ornamen yang menjadi kelengkapan dari menara perlu ada perbaikan yang perlu dilakukan,” sebutnya.

Untuk itu, ia meminta pihak pelaksana atau kontraktor harus segera merespon, karena masih dalam masa pemeliharaan.

“Ini harus ditindaklanjuti, supaya tidak menjadi catatan dikemudian hari. Tidak perlu penganggaran lagi, masih dalam tanggung jawab kontraktor untuk merespon semua aduan warga Bogor,” paparnya.

Sebelumnya, pembangunan Masjid Agung Al Isra yang menghabiskan anggaran ratusan miliar diakui Wali Kota Bogor Bima Arya belum memiliki akses untuk lansia dan disabilitas.

Menurut Bima Arya, pembangunan Masjid Agung Al Isra kedepan akan berkembang terus, ia pun berharap kepada Wali Kota Bogor selanjutnya maupun Pj Wali Kota Bogor dapat menganggarkan kembali untuk pembangunan Masjid Agung ini.

Baca juga  Curhat Siswa di Kota Bogor Terkendala Gawai untuk PJJ

“Makanya ini akan berkembang terus, saya berharap wali kota selanjutnya atau Pj wali kota akan menganggarkan di tahun depan agar ramah disabilitas. Rencana awal yang menghubungkan masjid dengan menara dan Alun-alun Kota Bogor akan dibuat tangga yang ramah disabilitas. Namun, karena anggaran Pemkot Bogor yang belum memungkinkan maka dibuat konsep seperti saat ini,” ucap Bima Arya.

Bima mengungkapkan, bahwa Masjid Agung Kota Bogor akan ada penambahan pembangunan lainnya untuk lebih menyempurnakan Masjid tersebut.

“Kedepan akan ada penambahan tangga, akan ada penyempurnaan fasad, akan ada penambahan museum dan akan ada pembangunan taman yang lebih cantik lagi,” pungkas Bima. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top