Dekan Fakultas Hukum Unpak Apresiasi Pencanangan Kota Bogor Anti Korupsi

Iwan darmawan

BOGOR-KITA.com  – Pencanangan Kota Bogor sebagai kota anti korupsi harus didukung dan diapresiasi oleh semua lapisan. Karena pencanangan itu akan berdampak positif bagi penegakan hukum terhadap pencegahan dan pemberantasan korupsi di Kota Bogor. Hal ini dikemukakan Dekan Fakultas Hukum Universitas Pakuan (Unpak) Bogor, Iwan Darmawan, SH., MH. Kepada BOGOR-KITA.com di Bogor, Sabtu (2/5/2015).

Pencanganan Kota Bogor sebagai kota anti korupsi dilakukan bersamaan dengan pencanangan perizinan daring (online) di Kota Bogor, Kamis (30/4/2015). Bima mendahului pencanangan dengan membacakan deklarasi pembangunan zona integritas, berbunyi Saya bertindak sebagai Walikota Bogor dengan ini bertekad untuk mencanangkan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan birokrasi bersih dan melayani di lingkungan pemerintah Kota Bogor.” Baca: http://bogor-kita.com/index.php/menu-kota-bogor/1511-bima-canangkan-kota-bogor-sebagai-kota-anti-korupsi

Iwan menegaskan pencanangan itu penting, karena potensi korupsi bisa terjadi kapan saja, dan oleh sebab itu memang perlu penanganan. Iwan menegaskan, penanganan korupsi harus ditangani secara tuntas dengan tiga trategi pendekatan. Pertama, strategi preventif yaitu pencegahan sebelum korupsi terjadi. Kedua, strategi detektif yaitu strategi pendeteksian terhadap korupsi yang sudah terjadi melalui penegak hukum yaitu kejaksaan atau KPK. Ketiga, strategi refresif yaitu penjatuhan pudana terhadap pelaku korupsi yang sudah memenuhi unsur pidana. Pencanangan Kota Bogor sebagai kota anti korupsi, kata Iwan berada pada straegi pertama, yakni pencegahan.

Pencanangan Kota Bogor sebagai kota anti korupsi, menurut Iwan, akan berefek pada munculnya komitmen kolektif terhadap anti korupsi. Namun demikian harus dihindari pernyataan bersifat jargon tanpa makna. “Oleh karena itu harus ada gerakan moral dan mental untuk mendukung pencanangan tersebut dengan melibatkan semua unsur dan dengan berbagai kegiatan, strategi dan metode agar yang dicanangkan benar-benar dapat berhasil sesuai dengan sasaran dan harapan,” kata Iwan.

Dalam kaitan ini, Iwan menilai perlu ada parameter dan indikator untuk mengukur sampai sejauhmana pencanangan itu dijalankan dan dilakukan. Caranya, walikota beserta jajarannnya harus bahu membahu menyukseskan pencanangan tersebut, tidak hanya di tataran fomal dan konsep tetapi betul-betul teraplikasi tanpa pandang bulu. Iwan menambahkan, jika pencanangan  itu berhasil, akan menempatkan Kota Bogor sebagai kota yang memberikan pencerahan pentingnya perang melawan korupsi sebagai suatu komitmen dan tekad yang positif membangun Kota Bogor sebagai kota yang maju dan dinamis di berbagai bidang, sekaligus kota yang tidak kompromistis terhadap berbagai bentuk korupsi yang dapat menggerogoti sendi-sendi alam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. “Semoga pencanangan benar-benar bisa dijalankan sehingga nantinya Kota Bogor dapat dijadikan sebagai kota percontohan dalam pencegahan dan pemberantadan korupsi yang merusak dan menghancurkan integritas bangsa,” tutup Iwan. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *