Danone Jadi Fasilitator Koperasi Induk Bank Sampah di Kota Bogor

Danone Jadi Fasilitator Koperasi Induk Bank Sampah di Kota Bogor

BOGOR-KITA.com – Danone Indonesia tengah berencana membuat sebuah koperasi induk bank sampah. Koperasi ini akan menjadi induk dari semua bank sampah yang ada di Kota Bogor. Perusahaan yang menaungi merk air minum ternama di Indonesia ini mempunyai komitmen untuk berkontribusi pengelolaan sampah plastik. Hal ini turut di dukung Paguyuban Bank Sampah se-Kota Bogor karena di Kota Bogor belum mempunyai koperasi induk bagi bank sampah yang tersebar di Kota Bogor.
Senior Manager Pembangunan Keberlanjutan Arif Fatullah mengatakan, pada program koperasi induk bank sampah ini, Danone hanya akan menjadi fasilitator dalam pembangunan bank sampah level kota bagi Paguyuban TPS 3R. Bank – bank sampah yang ada di Kota Bogor nantinya bisa menyetor sampah plastik terutama botol dan gelas plastik bekas ke koperasi induk. Sehingga, bank sampah yang ada sekarang tidak lagi mengalami kesulitan penjualan barang bekasnya dan tidak akan mudah tumbang.
“Botol dan gelas plastik yang terkumpul di koperasi induk akan di daur ulang di pabrik recycle Danone di Tanggerang Selatan,” ujar Arif seusai audiensi dengan Walikota Bogor Bima Arya Rabu (10/08/2016) di Ruang Paseban Punta Balaikota Bogor.
Arif menuturkan, program koperasi bank sampah ini akan berlangsung selama 2,5 tahun bertempat di TPS 3R Rusunawa Menteng, Bogor Barat, Kota Bogor. Tak hanya menjadi fasilitator, Danone juga ikut mengedukasi masyarakat sekaligus mempererat paguyubannya. Ketertarikan Danone kepada Kota Bogor karena keaktifan masyarakat dalam mengelola sampah sekaligus kepedulian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk membuat kotanya bersih.
“Kami sudah mulai program ini sejak awal 2016 agar pengelolaan masyarakat bisa berkembang menjadi lebih terpusat,” jelasnya.
Tim Percepatan, Prioritas, Program Pembangunan (TP4) Kota Bogor Maria Dian Nurani mengatakan, target utama dari adanya koperasi induk dari Danone ini tidak sekadar menarik sampah plastik dari masyarakat. Lebih dari itu, Danone ikut menguatkan paguyuban bank sampah Kota Bogor. Ke depan Danone juga akan membuat sebuah aplikasi bank sampah sembari kampanye penyadaran kepada masyarakat.
“Harapannya ke depan sampah anorganik di Kota Bogor akan lebih mudah terkumpul untuk kemudian dijual karena pengumpulan sampahnya jadi terpusat,” terang Maya sapaan akrabnya.
Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya mendukung program Koperasi Induk Bank Sampah dari Danone. Apalagi di Kota Bogor belum memiliki bank sampah induk. Sehingga dengan adanya koperasi ini ikut mendorong pengelolaan sampah secara lebih profesional.
“Profesioanl secara infrastruktur, kapasitas, sumber daya manusia agar pergerakan bank sampah lebih kencang lagi,” pungkas suami Yane Ardian ini. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *