Regional

Covid-19 Indonesia: Provinsi Jabar Dapat 2 Catatan Buruk

BOGOR-KITA.com. BOGOR –  Dalam laporan Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nasional periode 19-25 Oktober 2020,  Jawa Barat kembali memperoleh dua catatan buruk terkait perkembangan covid-19.

Laporan perkembangan tersebut dibuat mingguan oleh Tim Pakar Satgas Nasional.

Sampai saat ini sudah ada 6 laporan.

BOGOR-KITA.com memperoleh  laporan sebelumnya, yakni periode 7-13 September 2020, periode 14-20 September 2020, periode 21-27 September 2020, 28 September sampai 4 Oktober, 5-11 Oktober 2020, periode 12-18 Oktober 2020, dan yang terbaru periode 19-25 Oktober 2020.

Dalam laporan tersebut dibuat peringkat 5 provinsi dengan kasus terbaik dan terburuk dalam 4 kategori, meliputi

-5 provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi dan terendah

-5 provinsi dengan Insidensi kumulatif per 100,000 penduduk tetinggi dan terendah

Baca juga  PSBB Jabar Diperpanjang: Bodebek Sampai 4 Juni, di Luar Bodebek 12 Juni

-5 provinsi dengan kematian tertinggi dan terendah

-5 Provinsi dengan tingkat kesembuhan tertinggi terendah

Dalam laporan periode 12-18 Oktober 2020, Jabar membaik. Walau tidak lagi memegang predikat sebagai provinsi dengan tingkat kesembuhan tertinggi, tetapi Jabar juga tidak lagi menjadi provinsi dengan tingkat kenaikan kasus positif tertinggi kedua.

Pada laporan terbaru periode 19-25 Oktober 2020, covid-19 Jabar memburuk. Tidak tanggung-tanggung, Jabar dapat 2 catatan buruk sekaligus, yakni sebagai provinsi dengan tingkat kenaikan tertingi, dan provinsi dengan tingkat kematian tertinggi.

Dua kategori lainnya Jabar tidak masuk yang terbaik juga tidak yang terburuk.

5 Provinsi Kenaikan Kasus Teringgi (Jabar rangking 1 Tertinggi)

 

 

 

 

Baca juga  Ade Yasin: Pandemi Jangan Jadi Halangan untuk Terus Bekerja

 

 

 

 

5 Provinsi dengan Kenaikan Kematian Teringgi (Jabar rangking 1 Tertinggi)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dalam laporan tersebut tidak ada penjelasan mengapa Jabar terburuk dalam hal kenaikan kasus dan kenaikan kematian.

Tetapi, pada halaman lain laporan, disebutkan 10 kota dengan kenaikan kasus tertinggi dan 10 kota dengan kenaikan kematian tertinggi.

Terkait kenaikan kasus, dari 10 kota, ada 3 daerah di Jabar yang dicatat sebagai daerah dengan kenaikan kasus tertinggi, yakni Kota Bekasi, Kota Bandung, dan Bandung

Sementara dari 10 daerah dengan kenaikan kematian tertinggi tercatat ada 2 daerah di Jabar, yakni Kota Depok dan Kota Bekasi.

Baca juga  Pemdaprov Siap Layani 18 Juta Pemudik Jabar dan yang Melintasi Jabar

10 daerah dengan kenaikan kasus tertinggi (Kota Bekasi, Kota Bandung, dan Bandung)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

10 daerah dengan kenaikan kematian kasus tertinggi (Kota Depok dan Kota Bekasi)

 

 

 

 

 

 

 

 

[] Admin

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top