Bima: Seleksi Direksi PDJT Harus Segera Dimulai

BOGOR-KITA.com – Transportasi adalah prioritas nomor satu Pemerintah Kota Bogor, karena itu skenario perubahan PDJT ke PT JT harus dimatangkan. Demikian tegas Walikota Bogor Bima Arya yang hadir dalam Workshop Manajemen PDJT bertempat di Fave Hotel Bogor, Senin (14/12/2015).

“Roadmap sudah ada, tinggal teamwork dan aspek lainnya. Semua harus sepakat dan paham roadmap yang ada,” jelas Bima menyambung rencana perubahan manajemen PDJT. Bima yang tiba usai menghadiri perayaan Maulid Nabi di Mesjid Agung mengungkapkan penyebab permasalahan manajemen di PDJT dikarenakan lemahnya koordinasi dan ditambah militansinya yang tidak merata. “Saya kurang setuju jika ada yang mengusulkan untuk mencari personal yang ikhlas. Seleksi harus segera dimulai. Ini adalah kerja bersama, jadi paradigma ratu adil harus disingkirkan,” tegasnya.

Bima menambahkan, hal lain yang tidak kalah penting adalah fokus dengan koridor utama. “Semua memerlukan kerjasama semuanya. Ini sesuatu yang tidak mudah tapi kita harus tetap menguatkan koordinasi kita, karena kalau tidak, kita akan jalan di tempat,” tegas Bima yang mengucapkan terima kasih bagi tim penyehatan dan “caretaker” PDJT atas kerja keras dan rekomendasi yang diberikan.

Kota Pusaka (Heritage city) yang saat ini disandang Kota Bogor menjadi penting pula dan menjadi dasar agar Kota Bogor menjadi kota berkelanjutan. Kerjasama dengan melihat kondisi PDJT saat ini, memerlukan banyak pertimbangan dan pertimbangan pihak lain. Perwakilan Organda Kota Bogor, yang ikut membidani pembentukan PDJT, mengingatkan utamanya PDJT tidak mengedepankan profit tapi pelayanan.

Menjelang berakhirnya sesi pertama dalam workshop, Ketua Tiim Penyehatan PDJT Kota Bogor Ngurah Wirawan menambahkan bisnis itu konsep, jika  going concern-nya tidak jelas akan sulit bagi pihak ketiga untuk mengadakan kerjasama. Sementara itu Yayat Supriyatna yang dipercaya sebagai Ketua TP-4 menyimpulkan menyelamatkan PDJT adalah menyelamatkan warga Kota Bogor. “Saat ini jangan ada lagi wacana-wacana. Harus ada tindakan karena terkait dengan pelayanan publik. PDJT menyongsong masa depan sebagai sistem angkutan massal yang handal, semoga hal ini terwujud,” pungkas Yayat. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *