Kota Bogor

Bima: Pendidikan Bukan Sekedar Membangun Gedung, Tetapi Membangun Karakter

BOGOR-KITA.com – Walikota Bogor Bima Arya baru saja meresmikan Gedung Ketiga Sekolah Bogor Raya, Rabu (10/08/2016). Bima mengingatkan, pendidikan bukan sekedar membangun gedung semata. Tetapi juga membangun karakter. Dengan membangun karakter, diharapkan para siswa tidak melupakan akar budaya dan sejarahnya. Para siswa juga dibentuk untuk bangga terhadap budaya mereka.
Kepada para tenaga pendidik, Bima mengingatkan dengan membangun karakter, diharapkan para siswa memiliki patriotisme yang tinggi dan mampu bergaul dalam dunia internasional. “Pendidikan tidak hanya tentang membangun gedung tapi juga membangun karakter,uang yang ada bisa bangun infrastruktur dan sarana prasarana tapi belum tentu bisa membangun karakter,” ingat Bima.
Dalam kesempatan yang sama, Bima menyampaikan pendapatnya perihal sistem pendidikan full day school yang baru saja dicetuskan oleh Menteri Pendidikan RI Muhadjir Effendy. Menurut Bima, pendidikan adalah tanggung jawab semua, mulai dari orang tua, sekolah dan lingkungan. Pendidikan, lanjut Bima, tidak hanya monopoli sekolah semata-mata.
“Jika sistem pembelajaran dijalankan sampai sore, si anak akan kehilangan waktu untuk mencari ilmu di luar, kehilangan waktu bermain dan bercengkrama dengan teman, saudara dan lingkungannya. Mereka juga akan kehilangan waktu untuk mengeksplor dunia luar, jam 1 sampai jam 5 sore merupakan waktu yang luar biasa untuk menambah pengalaman, teman dan ilmu,” ungkap Bima.
Selain itu, penerapan system baru diyakini akan menghadapi sejumlah kendala. Karena tidak semua sekolah mampu menerikan kenyamanan bagi siswa mengingat keterbatasan infrastruktur dan sarana-prasarana di sekolah.
Dalam kesempatan itu, Penasehat Akademi Sekolah Bogor Raya Adam Marra menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan semuanya. Terbangunnya gedung ketiga menurutnya merupakan hasil kerja keras yagn kerja yang fantastis dari semua pihak terkait. Sebelumnya pada tahun 2002 Sekolah Bogor Raya mendirikan gedung yang pertama. “Dilanjut pada tahun 2012 kami mendirikan gedung kedua dan sekarang kita bersama-sama meresmikan gedung baru yang ketiga,” tutur Adam.
Gedung yang ada, sambung Adam, terlihat mengagumkan. Ke depannya, gedung yang sudah dibangun akan digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar para siswa. “Saya merasa gembira dengan melihat keceriaan yang terpancar dari wajah para siswa karena telah memiliki gedung baru. Gedung yang baru diharapkan benar-benar dapat digunakan untuk sebesar-besarnya mendukung kegiatan pembelajaran para siswa,” ujar Adam sambil menambahkan Sekolah Bogor Raya yang dahulu hanya memiliki siswa sebanyak 15 siswa kini telah berkembang menjadi 900 siswa. [] Admin

Baca juga  Tahun 2019, RSUD Kota Bogor Rawat 1.840 Pasien Kanker
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top