Wali Kota Bogor Bima saat membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Kota Bogor, Jalan Juanda, Bogor Tengah, Senin (15/7/2019).

Bima: Hari Pertama Sekolah Awal Ikhtiar Menjadi Manusia Berarti

Hal ini dikemukakan Wali Kota Bogor Bima saat membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Kota Bogor, Jalan Juanda, Bogor Tengah, Senin (15/7/2019).

Bima menegaskan, jangan salah untuk menyimpulkan, meyakini, mengenai kunci dari sukses yang akan kalian raih, mengenai bekal yang harus kalian miliki ke depan.

Menurut Bima, para pelajar terlihat bersemangat dan guru-guru juga siap. “Insya Allah ini awal yang baik. Tadi juga pihak KCD (Kantor Cabang Dinas Pendidikan) Jawa Barat juga hadir, mudah-mudahan koordinasi kita dengan KCD baik ke depannya,” ungkap Bima Arya.

Dalam arahannya di hadapan ratusan murid baru tersebut, Bima Arya menekankan untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin. “Tidak ada yang lebih berharga dan tidak bisa diulang dari pada waktu. Waktu cepat sekali berlalu. Waktu tidak bisa diputar kembali. Rasanya baru kemarin saya ada di posisi kalian disitu sebagai anak baru di SMA 1, padahal sudah 28 tahun yang lalu,” ujarnya

Hari pertama sekolah, kata Bima, harus dijadikan sebagai hari yang baik untuk mengawali ikhtiar dan cita-cita dalam menjadi manusia yang berarti. “Saya ingin juga menyampaikan kepada semua bahwa jangan salah untuk menyimpulkan, meyakini, mengenai kunci dari sukses yang akan kalian raih, mengenai bekal yang harus kalian miliki ke depan,” terang Bima.

“Betul bahwa angka nilai sangat penting, harus dikejar, harus diusahakan. Tapi yakinilah, bahwa angka-angka bukan segala-galanya. Nilai yang tertera dalam laporan pendidikan kalian juga bukan segalanya. Nanti kalian akan lebih yakin lagi mungkin 10 tahun lagi, 15 tahun atau 20 tahun lagi bahwa selain kompetensi, yang juga menentukan adalah karakter,” tambahnya.

Bima menjelaskan, sejarah mencatat bahwa orang yang akan meraih sukses, tokoh disegani dan dihormati itu bukan hanya orang-orang yang bermodalkan nilai saja, tetapi orang-orang yang dengan karkater kokoh.

“Orang-orang yang dengan karakter yang kokoh, fighter, survive, yang jujur, berani, yang memiliki prinsip, yang tidak pernah memilih untuk shortcut atau jalan pintas. Karena hidup adalah belajar sepanjang masa, belajar untuk menjadi orang yang lebih berkarakter. 28 tahun yang lalu saya bergaul dan mengenal teman-teman satu kelas, satu bangku, satu sekolah, yang nilainya mungkin biasa-biasa saja. Tapi orangnya fight, ulet, rajin, disiplin, jujur, senang bekerja keras, setia kawan, solider, cinta kepada keluarga dan orangtua, maka nilai-nilainya akan mengikuti, maka prestasinya akan mengiringi.  Maka jadilah anak-anak yang berkarakter, anak-anak yang memiliki nilai dan berprinsip,” pungkasnya. [] Admin/Humas Pemkot Bogor



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *