Kab. Bogor

Bahas Percepatan Penanganan Covid-19, Pemkab Bogor Ikuti Rakor dengan Kemenko PMK Secara Virtual

BOGOR-KITA.com, CIBINONG- Bupati Bogor Ade Yasin bersama Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan ikuti kegiatan Pembahasan Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 di Wilayah Aglomerasi Jabodetabek secara virtual dipimpin oleh Deputi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI di Aula Pendopo Bupati Bogor Cibinong, Senin (23/8/2021).

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan, Pemkab Bogor hingga saat ini telah melakukan kegiatan vaksinasi massal sebanyak 765 ribu vaksin pertama dan vaksin kedua telah dilaksanakan sebanyak 355.437 dosis total keseluruhan baik dosis pertama dan kedua sebanyak 1.058.406 dosis jika dipersentasekan sudah mencapai 12,52%.

“Target kita di Agustus ini vaksinasi harus mencapai 1,2 juta dosis. Artinya ada 142 ribu yang belum tervaksinasi dari target 1,2 juta. Vaksin yang sudah diterima sebanyak 126.952 vial, sisa saat ini adalah 10.925 vial yang terdiri dari 6.278 Moderna, 1.200 AstraZeneca, 1.730 Sinopharm dan 1.717 Sinovac,” ungkap Wabup.

Baca juga  Pemkab Tarik dan Sesuaikan Mobdin di 11 SKPD

Iwan Setiawan menjelaskan bahwa, terkait perkembangan pandemi Covid-19 di Kabupaten Bogor secara umum, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bogor ada di angka 44.464, dengan rincian konfirmasi aktif 556 kasus, konfirmasi meninggal 567 kasus, dan konfirmasi sembuh sebanyak 43.335 kasus.

“Kalau di konversi dari angka, tingkat recovery rate-nya di angka 97,46% dan mortality rate-nya atau tingkat kematian kita masih di bawah di angka 1,28%. Ini keadaan terkonfirmasi saat ini,” katanya.

Dirinya menambahkan, terjadi penurunan keterisian tempat tidur di 29 Rumah Sakit baik di 4 RSUD dan RS lainnya. Berdasarkan data terakhir kondisi tingkat keterisian rumah sakit sudan menurun ke angka 28,4%, angka itu berada di bawah yang ditetapkan WHO sebesar 60%.

Baca juga  Pemkab Bogor Optimalkan Peran Perempuan dalam Pembangunan

“Tingkat keterisian ruang IGD Isolasi sebesar 25,98% dan ICU Isolasi masih diangka 50,30%. Begitu juga dengan dua Pusat Isolasi yang di Cibogo dari jumlah 60 kamar yang disediakan, hanya 5 yang terisi, sedangkan tenaga Kesehatan yang terdampak Covid-19 sebanyak 73 orang,” terang Wabup. [] Hari/Diskominfo

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top