Bupati Bogor Ade Yasin dan Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah pada Bappedalitbang Kabupaten Bogor Irma Lestiana.

Ade Yasin Surati Kepala Bappenas, Tindaklanjuti Bogor Economic Summit

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Beberapa hari yang lalu, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Pak Suharso menelepon saya. Beliau menanyakan tindak lanjut Bogor Economic summit (BES) dan program apa yang perlu diprioritaskan.

Hal ini dikemukakan Bupati Bogor Ade Yasin di Pendopo Bupati, Cibinong, kabupaten Bogor, Selasa (25/2/2020).

Ade Yasin adalah penggagas BES yang melibatkan 12 daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor. Pertemuan puncak 12 kepala daerah digelar di Royal Tulip Hotel, Gunung Geulis, Ciawi, Kamis (12/12/2019) lalu.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Wakil Ketua DPRD Jabar Achmad Ruyat dan perwakilan dari Kementerian PUPR hadir dalam acara itu.

Dalam pertemuan itu dikemukakan sejumah proyek strategis terkait infrastruktur.

Dalam percakapan telpon dengan Kepala Bappenas, Ade Yasin kembali menyebut Jalan Poros Tengah Timur (PTT) atau yang dikenal juga dengan Jalur Puncak Dua dari Sentul sampai perbatasan Cianjur, dan Jalan Khusus Tambang di Parungpanjang hingga Rumpin.

“Kedua jalan ini sangat penting bagi Kabupaten Bogor untuk mempercepat pembangunan, dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Bogor,” kata Ade Yasin.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah pada Bappedalitbang Kabupaten Bogor Irma Lestiana mengatakan sudah meninjaklanjuti percakapan telpon antara Bupati Bogor dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

“Sesuai arahan Ibu, kami  menyampaikan surat Ibu Bupati ke Menteri Bappenas terkait tindak lanjut BES beserta proposal PTT, Jalan Tambang,” kata Irma kepada BOGOR-KITA.com, Rabu (26/2/2020) pagi. [] Hari

 



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *