Kab. Bogor

Ade Yasin: Ayo Kita Vaksin, Jangan Takut, Jangan Ragu

Bupati Boor Ade Yasin saat mencanangkan vaksinasi covid-19, tahap satu tahun 2021, di Puskesmas Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Kamis (28/1/2021).

BOGOR-KITA.com, SUKARAJA – Ayo kita vaksin, jangan takut dan jangan ragu, vaksinasi melindungi diri, keluarga dan masyarakat dari covid-19. Vaksinasi covid-19 ini adalah ikhtiar bersama agar kita semua sehat dan kondisi sosial ekonomi yang terdampak pandemi segera pulih.

Ajakan ini disampaikan Bupati Bogor Ade Yasin saat mencanangkan vaksinasi covid-19, tahap satu tahun 2021, di Puskesmas Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Kamis (28/1/2021).

Ade Yasin menegaskan, vaksin corona vax produksi Sinovac Biotech Incorporated yang bekerja sama dengan PT Biofarma telah mendapatkan persetujuan dari Badan POM untuk penggunaan dalam kondisi emergency (emergency use authorization/eua) pada tanggal 11 Januari 2021 lalu.

“Sebelumnya pada tanggal 8 Januari 2021 Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyatakan bahwa vaksin covid-19 produksi Sinovac China yang akan digunakan oleh Pemerintah Indonesia adalah suci dan halal,” tambah Ade Yasin yang juga Ketua DPW PPP Jawa Barat.

Baca juga  Dilantik, Bima Arya : Gerakan Pramuka Harus Terdepan dalam Inovasi

Dalam kesempatan itu Ade Yasin menjelaskan, vaksin  tahap satu di Kabupaten Bogor sebanyak 25.600 dosis, diperuntukkan bagi 10 orang influencer sebagai penerima pertama serta 12.800 tenaga kesehatan.

Semuanya menjalani vaksinasi secara serentak pada hari Kamis ini di 121 fasilitas layanan kesehatan Kabupaten Bogor yang terdiri dari  101 puskesmas, 4 RSUD, 1 RS Paru, 1 RSAU dr. M Hassan Toto, 7 RS Swasta dan 7 klinik.

Vaksinasi tahap satu ini ditargetkan selesai selama 2 bulan, selanjutnya pemberian vaksin diatur menggunakan sistem by name by address.

Ade Yasin mengingatkan agar setelah vaksinasi harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Vaksin adalah upaya menurunkan risiko dan meringankan gejala. Setelah menerima vaksin covid-19, seseorang tidak semata-mata langsung kebal terhadap virus,” kata Ade Yasin. [] Hari

Baca juga  UKICIS, Kolaborasi Perguruan Tinggi Indonesia dan Inggris Riset Varian Covid-19
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top