Kota Bogor

Guru PJOK Dibekali Strategi Pembelajaran Hidup Sehat yang Kreatif

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Puluhan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) se-Kota Bogor mengikuti workshop tahap lanjutan bertajuk “Desain & Implementasi Pembelajaran PJOK dalam Membangun Budaya Hidup Sehat di Sekolah”.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Nutrifood⁠ bersama Guru Belajar Foundation⁠ ini merupakan bagian dari program Nutrifood Physical Education Teacher (NPET) yang diselenggarakan di berbagai daerah di Indonesia.

Program tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat dan berkualitas, sekaligus memberdayakan pendidikan sebagai pendorong perubahan melalui pengembangan guru, program kepemimpinan, serta pendampingan sekolah dan madrasah.

Melalui workshop ini, guru PJOK diperkuat perannya sebagai pemimpin perubahan budaya hidup sehat yang lebih holistik dan transformatif. Para guru tidak lagi hanya berfokus pada pengajaran keterampilan fisik, tetapi juga diarahkan untuk membangun kesadaran hidup sehat di lingkungan sekolah.

Baca juga  Liga Champions: Muenchen Tantang Messi Dkk di Paris, Milan Coba Hadang Tottenham

Program ini hadir sebagai respons terhadap tantangan gaya hidup anak-anak yang masih didominasi pola tidak sehat, seperti kurangnya aktivitas fisik, tingginya konsumsi gula dan lemak, serta penggunaan gawai secara berlebihan.

CEO Nutrifood, Mardi Wu mengatakan, guru PJOK memiliki peran penting dalam membangun fondasi gaya hidup sehat sejak dini.

“Guru PJOK memiliki peran besar dalam membantu murid membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini. Mulai dari literasi hidup sehat, pelibatan orangtua dan penguatan karakter murid. Melalui pembelajaran yang tepat, guru dapat mendorong kesadaran dan praktik hidup sehat yang akan terbawa hingga dewasa,” ujarnya, Minggu (10/5/2026).

Program NPET dirancang untuk membekali guru PJOK sebagai teladan gaya hidup sehat dengan mengintegrasikan aktivitas fisik, nutrisi seimbang, dan istirahat berkualitas dalam proses pembelajaran.

Baca juga  MAN Cijeruk Pecat 10 Siswa, Orangtua Mengadu ke LBH KBR

Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan penguatan terkait strategi pembelajaran kreatif, teknik pelibatan murid dalam pembelajaran, hingga penyusunan modul ajar dan asesmen yang aplikatif serta bermakna untuk diterapkan di sekolah masing-masing.

Ketua Operasional Guru Belajar Foundation, Maman Basyaiban menegaskan bahwa guru PJOK memiliki posisi strategis sebagai pemimpin perubahan gaya hidup di sekolah.

“Guru PJOK adalah pemimpin perubahan gaya hidup. Perannya tidak hanya mengajarkan keterampilan olahraga, tetapi juga membangun kesadaran murid tentang pentingnya hidup sehat,” katanya.

Ia menambahkan, perubahan tersebut membutuhkan pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam melalui metode pembelajaran bermakna atau deep learning yang dikaitkan dengan kehidupan nyata murid.

Setelah workshop ini, program akan dilanjutkan dengan tahap implementasi pembelajaran di sekolah, pendampingan, hingga publikasi cerita perubahan guru sebagai bagian dari proses pembelajaran berkelanjutan.

Baca juga  Kagumi Presiden Turki, Warga Bogor Sambut Erdogan Pakai Baju Bergambar Bendera Turki

Melalui rangkaian program tersebut, para peserta diharapkan mampu menerapkan pembelajaran PJOK yang lebih bermakna sekaligus menjadi penggerak budaya hidup sehat di lingkungan sekolah maupun komunitasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top