Kab. Bogor

Dibangun Anggaran Pokir, Tembok Sodetan Sungai Cisarua Rusak Lagi

BOGOR-KITA.com, CISARUA – Tembok sodetan di Sungai Cisarua, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, kembali mengalami kerusakan akibat tingginya debit air sungai saat hujan deras. Kerusakan tersebut dikhawatirkan mengganggu aliran air ke sejumlah wilayah serta memicu banjir.

Tembok sodetan yang dibangun pada 2024 melalui anggaran pokok pikiran (pokir) dewan itu berfungsi mengalirkan air ke beberapa desa di kawasan tersebut. Selain itu, keberadaan sodetan juga dinilai efektif untuk mengurangi risiko banjir.

Ketua RT 03, Wawan, mengatakan kerusakan terjadi di bagian depan tembok sodetan dengan panjang hampir 20 meter.

“Bagian depannya sudah belah, jadi aliran air ke warga tidak maksimal karena tembok sodetan rusak,” ujar Wawan, Minggu (10/5/2026).

Baca juga  Jubir Covid-19 Kabupaten Bogor: 10 Terpapar Covid-19. Cariu Tak Lagi Zona Hijau

Menurutnya, kerusakan tersebut telah dilaporkan kepada Pemerintah Desa Citeko agar segera mendapatkan penanganan.

“Sudah dilaporkan ke Pemdes Citeko,” katanya.

Wawan menjelaskan, sejak sodetan dibangun dua tahun lalu, Kampung Pasanggrahan tidak lagi terdampak banjir. Padahal sebelumnya, dua kampung di sepanjang aliran sodetan kerap terendam ketika debit Sungai Cisarua meningkat.

Ia menuturkan, banjir besar pernah terjadi pada 2012 dan kembali melanda pada 2018 saat Sungai Cisarua mengalami banjir bandang. Namun, saat banjir bandang 2025 terjadi, Kampung Pasanggrahan tidak terdampak karena tembok sodetan sudah dibangun.

“Jadi tembok sodetan ini sangat bermanfaat,” ungkapnya.

Warga lainnya, Hendra Septiana, meminta agar perbaikan tembok sodetan segera dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah saat musim hujan.

Baca juga  Bebersih Sungai Cisarua Digelar Besok

“Kadang proses perbaikan di pemerintah itu lama. Harusnya yang penting bagi masyarakat diprioritaskan,” katanya.

Ia juga berharap Pemerintah Desa Citeko lebih sigap terhadap kondisi infrastruktur di wilayahnya, terutama ketika terjadi kerusakan yang berpotensi mengganggu masyarakat.

“Bukan lagi beretorika, tapi harus gerak cepat,” tegasnya.

Pemerintah Desa Citeko belum memberikan tanggapan terkait kerusakan tembok sodetan tersebut. [] Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top