Kab. Bogor

Kebakaran Peternakan Ayam di Ciseeng, Kerugian Capai Rp10 Miliar

BOGOR-KITA.com, CISEENG – Kebakaran hebat melanda lokasi peternakan ayam milik PT Sreeya Sewu di Kampung Parung Areuy RT 03 RW 04, Desa Karihkil, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Sabtu 2 Mei 2026 pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp10 miliar.

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 10.00 WIB saat karyawan sedang memberi pakan ayam. “Ada percikan api yang berkobar di lantai 2. Api cepat menyambar karena ada blower, jadi langsung membesar,” ujar TB Sulaeman, Kepala Damkar Sektor Parung.

Karyawan dan warga yang melihat api makin membesar langsung menghubungi Call Center 112 pukul 10.39 WIB. Damkar Sektor Parung merespons cepat. Dua unit mobil pemadam, Merapi 40 dan Merapi 10, dengan 6 anggota berangkat pukul 10.43 WIB dan tiba di lokasi pukul 11.05 WIB.

Baca juga  Pendiri Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami, KH Helmy Abdul Mubin Tutup Usia

Proses pemadaman cukup menantang. Tumpukan pakan ayam berupa gabah menutupi lokasi kebakaran sehingga petugas butuh waktu mengurai area agar api benar-benar padam. Setelah berjibaku hampir 9 jam, api berhasil dipadamkan jam 20.00 WIB.

“Objek yang terbakar gedung peternakan ayam lantai 2 milik PT Sreeya Sewu. Total kerugian yang dialami diperkirakan mencapai 10 miliar rupiah,” tukas Sulaeman.

Sementara Kapolsek Parung Polres Bogor mengatakan bahwa sampai saat ini sumber api atau penyebab kebkaran belum dapat diketahui dan masih dalam penyelidikan.

Ia menjelaskan bahwa akibat kebakaran ini ratusan ribu ekor ayam ternak mati terbakar. Selain itu bangunan konstruksi peternakan dan berbagai barang juga hangus terbakar.

Baca juga  Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Bertambah 7 Menjadi 45

“Sumber api dan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan, namun dipastikan tidak ada korban luka atau jiwa. Kondisi di sekitar lokasi sudah kembalj aman dan api sudah total dipadamkan,” imbuhnya.

Pihak Kepolisian serta Damkar memberikan apresiasi kesigapan karyawan dan warga yang cepat melapor ke nomor darurat 112 sehingga penanganan bisa segera dilakukan.[] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top