Kota Bogor

Cap Go Meh, Jalan Surken Ditutup Malam Ini

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota menyiapkan skema rekayasa arus kendaraan saat puncak perayaan Cap Go Meh Bogor Street Festival (CGM-BSF) 2026 yang digelar Selasa (3/3/2026) malam.

Penutupan arus lalu lintas di Jalan Suryakencana akan diberlakukan mulai pukul 21.00 WIB atau setelah pelaksanaan salat tarawih.

KBO Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito, menjelaskan bahwa sebelum pukul 20.00 WIB arus lalu lintas masih berjalan normal. Petugas hanya akan melakukan pengaturan di sejumlah titik untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.

“Acara dimulai pukul 21.00 WIB atau selepas tarawih. Jadi dari siang hingga pukul 20.00 WIB belum ada rekayasa, lalu lintas masih normal, hanya ada pengaturan oleh petugas,” ujar Iptu Lukito

Baca juga  TP PKK dan DWP Wilayah 1 Jabar Bahas Ketahanan Keluarga

Saat parade budaya dimulai, akses menuju Jalan Suryakencana akan ditutup total. Kendaraan yang hendak menuju kawasan Sukasari akan dialihkan melalui Jalan Roda menuju perempatan Gang Aut hingga tembus ke Sukasari. Alternatif lainnya, pengendara dapat melintas melalui kawasan Bogor Trade Mall (BTM), Empang, lalu ke Bondongan menuju Sukasari.

Ia mengatakan, penutupan Jalan Roda bersifat situasional. Rekayasa lanjutan akan diterapkan apabila terjadi lonjakan volume kendaraan di lapangan.

“Untuk Jalan Roda masih tentatif, melihat kondisi. Karena rute parade tahun ini dimulai dari Vihara Dhanagun sampai Gang Aut, lalu ke Pasar Cumpok dan kembali lagi ke Vihara Dhanagun. Setelah kegiatan selesai, arus lalu lintas akan dinormalkan kembali seperti biasa,” jelasnya.

Baca juga  Baznas Kabupaten Bogor Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Gunung Mas

Selain pengaturan arus, lanjut Lukito pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kantong parkir resmi yang telah disiapkan guna mencegah parkir liar yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

Beberapa lokasi parkir yang disediakan antara lain Halaman Pintu Utama Kebun Raya Bogor, Gedung Konservasi KRB, Museum Pertanahan, serta area parkir di Bogor Trade Mall yang dapat digunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Kami minta warga tidak parkir sembarangan. Gunakan kantong parkir yang tersedia demi kelancaran bersama,” tegasnya.

Sebagai informasi, CGM-BSF 2026 akan dimeriahkan parade budaya yang menampilkan sanggar seni lokal Kota Bogor, atraksi barongsai dan liong, serta bazar UMKM. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai stan tematik, mulai dari tenda bernuansa Imlek, Ramadan, hingga tenda kopi legendaris yang menjadi daya tarik tersendiri dalam perayaan tahunan tersebut. [] Ricky

Baca juga  MPP Kota Bogor Memuliakan Pelaku Ekonomi
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top