4 Tewas Ditimpa Pohon Tumbang di KRB

Pohon tumbang

BOGOR-KITA.com – Sebanyak 4 tewas, 3 kritis, dan 24 lainnya mengalami luka ringan dan sedang, akibat tertimpa pohon Damaryang tiba-tiba tumbang di Kebun Raya Bogor (KRB), Minggu (11/1). Pengelola KRB menyatakan bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Korban seluruhnya karyawan PT Asalta Mandiri Agung yang beralamat di Jalan Kandang Roda, Nanggewer, Kabupaten Bogor.

Mereka beramai-ramai atau sekitar 200 orang berkunjung ke KRB untuk silaturahmi dan refresing sekaligus membahas sejumlah agenda tentang pekerjaan, termasuk membahas soal UMK 2015.

Kejadian berawal ketika karyawan perusahaan yang bergerak di bidang sparepart manufaktur otomotif itu berkumpul di Jalan Astrid dalam KRB, tidak jauh dari pintu masuk 3 KRB. Sekitar pukul 10:00 WIB, acara dimulai. Namun baru beberapa menit, tiba-tiba pohon Agatis atau Damar yang berada di dekat lokasi acara tumbang dan batangnya langsung menimpa kumpulan karyawan tersebut. Diduga batang dari pohon Agatis atau Damar itu mengalami keropos karena dimakan rayap, sehingga batang yang keropos itu langsung patah dan tumbang menimpa orang-orang yang berada di bawahnya.

Seketika, puluhan orang yang sedang duduk berkumpul beralaskan terpal warna biru langsung tertimpa reruntuhan pohon yang memiliki diameter sekitar 90 sentimeter berusia 50 tahun itu.

Tangis dan teriakan histeris mewarnai suasana di lokasi. Puluhan orang berusaha membantu korban yang tergencet dan tertindih pohon, bahkan para pengunjung dan security serta karyawan KRB turut juga bahu membahu menyelamatkan para korban.

Saksi mata, Daud (48) mengungkapkan, tidak ada angin,tidak hujan, tiba-tiba saja terdengar kreek…kreek…kreek, lalu guubraak, pohon besar tumbang. Semua orang menangis dan berteriak histeris. “Saya juga langsung berusaha menyelamatkan teman-teman saat itu,” ungkapnya ketika ditemui PAKAR, di Ruang IGD RS. PMI Bogor.

Ketua Ikatan Serikat Buruh Indonesia (ISBI) Masikon yang juga karyawan PT. Asalta Mandiri Agung menceritakan, saat kejadian semuanya sedang duduk bersama dan akan dimulai diskusi, terutama masalah UMK 2015. Sekitar 200 karyawan hadir dalam acara silaturahmi itu, dan ketika pohon itu tumbang, ada sekitar 40 orang tertimpa reruntuhan.

“Kita baru kali ini mengadakan silaturahmi sekaligus refresing ke KRB. Kita semua tidak menyangka bahwa peristiwa ini bakal terjadi, karena kalau dilihat, pohon itu terlihat sehat dan rimbun. Kami prihatin atas kejadian ini, dan kita juga sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak perusahaan,” katanya.

Tangis histeris juga pecah di ruang kamar jenazah RS PMI Bogor.Empat orang yang tewas adalah, Sarijo (40) warga Cijujung Sukaraja RT04/04, Suryana (42) warga Jalan Pembangunan Kedung Halang RT02/05, Supriyono (32) warga Kandang Roda RT02/04, dan Saifulloh (43) warga Babakan Tarikolot RT02/05. Sedangkan tiga orang korban lainnya dalam keadaan kritis, dan 27 lainnya luka-luka sedang dan ringan.

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Victor G yang tiba di lokasi sesaaat setelah kejadian mengatakan, seluruh kawasan tempat kejadian langsung disterilkan, dan seluruh pengunjung KRB diberi imbauan untuk menghindari lokasi kejadian.[] Harian PAKAR/Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *