Kab. Bogor

Sempat Terlihat Lambaikan Tangan, Pekerja Jembatan Leuwiranji Belum Ditemukan

BOGOR-KITA.com, RUMPIN – Hingga pukul 01.15 WIB, Senin 02  Februari 2026, keberadaan pekerja perbaikan berkala Jembatan Leuwiranji di perbatasan Rumpin dan Gunungsindur jatuh ke Sungai Cisadane belum dapat ditemukan.

Proses pencarian korban dilakukan personel tim gabungan BPBD, TNI, Polri dan Satpol PP belum menemukan hasil. Korban diduga kuat hanyut terbawa arus deras Sungai Cisadane.

“Rekan kerja korban sempat melihat korban melambaikan tangan. Tapi setelah itu tidak terlihat lagi karena gelap dan terbawa deras nya arus sungai,” ungkap Iyus, seorang warga di lokasi kejadian, Senin (2/2/2026).

Tim Search And Rescue (SAR) gabungan dari pihak berwenang terus menyisir aliran Sungai Cisadane dan berusaha mencari korban. Tapi hingga pukul 01.15 WIB korban tak ditemukan.

Baca juga  Kerjasama Sentul City dengan PDAM Tirta Kahuripan Tak Dibatalkan MA  

“Kami telah menyisir bagian darat sisi Sungai Cisadane sekitar jarak 1 kilometer dari titik awal kejadain. Namun korban belum dapat ditemukan,” ungkap Ferdiansyah, Danru SAR BPBD Kabupaten Bogor.

Ia menambahkan,, personel BPBD tidak dapat menggunakan perahu rescue karena selain arus sungai yang deras, kondisi lokasi gelap dan berbahaya bagi keselamatan petugas.

“Proses pencarian korban akan dilanjutkan pagi hari menggunakan perlengkapan rescue. Akan dimulai dari titik awal kejadian. Ada 5 petugas SAR yang diterjunkan BPBD,” ujarnya.

Peristiwa insiden pekerja proyek perbaikan Jembatan Leuwiranji yang jatuh ke Sungai Cisadane terjadi hari Minggu, 01 Februari 2026 sekitar pukul 20.40 WIB. Korban diduga terpeleset saat bekerja dan jatuh ke sungai. [] Fahry

Baca juga  Ini Ravica Efendi, Mahasiswa IPB Juara 1 International Photo Competition
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top