Ribuan Orang Saksikan Helaran HJB Kota Bogor

BOGOR-KITA.com – Helaran Hari Jadi Bogor (HJB) yang digelar di Taman Air Mancur, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Minggu (12/8/2018) meriah. Ribuan orang memenuhi sepanjang Jalan Sudirman Kota Bogor, dan di area Car Free Day (CFD). Ribuan peserta sudah bersiap di titik start di Taman Air Mancur, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor sejak pagi sekali.

Meski acara belum dimulai, sekitar pukul 07.15 WIB warga sudah dibuat antusias dengan kehadiran Wali Kota Bogor Bima Arya beserta jajaran Muspida yang datang dari arah Balai Kota Bogor menggunakan bus Uncal. Mereka berdiri di bagian belakang bus Uncal menyapa warga hingga tiba di Taman Air Mancur.

Rombongan muspida beserta istri segera duduk di kursi yang sudah dipersiapkan. Serangkaian sambutan pun dimulai hingga tiba di agenda utama, yakni iring-iringan peserta pawai.

Warga berdiri tertib di kedua sisi jalan memanjang menunggu iring-iringan muspida lewat. Di iring-iringan paling depan adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bogor, disusul mojang dan jajaka Kota Bogor yang langsung disusul iring-iringan pasukan berkuda dari Muspida. Pasukan berkuda terdiri dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, Kapolresta, Dandim, Sekretaris Daerah Kota Bogor dan sejumlah undangan. Mereka menyapa warga yang antusias dengan gelaran aneka budaya dan kesenian Sunda.

Tak hanya pasukan berkuda, warga juga antusias menyaksikan kereta kencana yang membawa para istri pejabat. Tidak berhenti sampai disitu, iring-iringan masih terus berlanjut dengan dentuman musik drum band yang dibawakan Pusdikzi. Kemudian pawai dari seluruh OPD turut menjadi hal menarik. Para OPD tersebut memakai kostum dengan ciri khasnya masing-masing dan tak lupa mengkampanyekan berbagai programnya kepada masyarakat.

Iring-iringan berjalan terus diikuti masyarakat yang semakin meramaikan helaran hingga tiba di panggung utama yang berada di Yogya Junction. Di sana berbagai atraksi pertunjukan seni budaya ditampilkan. Tak terkecuali atraksi sisingaan dari Sumedang, empat patung singa dinaiki Bima, Usmar, Ade Sarip Hidayat dan Doddy Suhadiman Dandim 0606 Suryakencana.

pengamanan jalur dan pengaturan lalu lintas dilakukan para petugas mulai dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor, dan Kepolisian.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Kota Bogor Theo Patrocinio mengatakan, pihaknya menurunkan 100 orang personol untuk mengatur lalu lintas. Mulai dari seksi pengendalian, seksi operasi parkir dan seksi rekayasa. Mereka semua tersebar di sejumlah titik, mulai dari Jalan Kesehatan, pertigaan GOR, Air Mancur, Sawo Jajar, Denpom, Sempur dan Taman Kencana.
Menurutnya, kepadatan lalin sudah pasti akan terjadi karena massa begitu banyak. Maka pihaknya berupaya melakukan rekayasa lalin demi kelancaran acara yang sudah digelar empat kali ini.

Salah seorang warga Ciwaringin Zakaria (60) mengatakan, selalu datang ke helaran. “Sebagai orang sunda saya senang bisa melihat pawai kebudayaan Sunda yang sangat bagus ini, ini harus terus dilestarikan tentunya,” katanya.

Di tengah ramainya penonton, terlihat juga seorang ibu muda bernama Anistiara yang sedang menggendong bayinya berusia tiga bulan ikut melihat helaran. Anistiara mengatakan, ia datang ke helaran sejak pagi bersama suami dan dua anaknya. Di helaran ini menurutnya sangat seru dan banyak pawai yang unik.

“Harapan saya semoga acara seperti ini tetap ada terus dan semakin lebih baik,” imbuhnya.

Di helaran yang tumpah ruah oleh warga ini juga nampak terlihat seorang Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang sedang ditemani sang ayah melihat helaran. Anak bernama Ahmad tersebut sempat terjatuh karena kakinya lemas. Ia memang tidak bisa berbicara, namun terlihat matanya bersinar senang melihat iring-iringan pawai. Menurut ayahnya, anaknya tersebut yang mengajak dirinya untuk menonton helaran meskipun kondisi anaknya kurang baik. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *