Kota Bogor

Parkir QRIS Diterapkan di Kota Bogor, Jukir : Agak Ribet Catat Pelat Nomor Kendaraan 

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Penerapan sistem pembayaran parkir secara digital di Kota Bogor masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan. Salah satunya dirasakan juru parkir (jukir) di Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, yang menilai transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) belum sepenuhnya praktis.

Juru parkir Jalan Suryakencana, Fikri (30), mengungkapkan bahwa pembayaran menggunakan QRIS pada dasarnya merupakan langkah yang baik. Namun, proses pencatatan nomor polisi kendaraan sebelum transaksi dinilai menambah pekerjaan saat melayani pengendara.

“Bagus sih ya pembayaran memakai QRIS, tapi agak ribet karena harus ditulis dulu pelat nomor kendaraannya,” kata Fikri, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya, sistem pembayaran yang lebih sederhana akan memudahkan juru parkir dalam menjalankan tugas sehari-hari. Karena itu, ia berharap Pemkot Bogor dapat kembali memberikan keleluasaan kepada masyarakat untuk membayar parkir secara tunai.

Baca juga  Jelang Pemilu 2019, Bima Arya Minta ASN Jaga Netralitas

“Pengennya jangan pakai QRIS. Mudah-mudahan bisa tunai lagi pembayarannya,” ungkapnya.

Keluhan tersebut muncul di tengah upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperluas penggunaan pembayaran digital untuk layanan parkir. Kebijakan ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi sekaligus meminimalkan potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, sebelumnya menyebutkan bahwa penggunaan QRIS telah diterapkan di 91 titik parkir atau sekitar 71 persen dari lokasi yang telah teridentifikasi.

Pencapaian tersebut disampaikan dalam rapat ketiga persiapan optimalisasi retribusi parkir yang berlangsung di Balai Kota Bogor.

Jenal menjelaskan, pemerintah juga melakukan pendataan ulang untuk mengidentifikasi lokasi parkir yang berpotensi menambah penerimaan daerah. Dari 115 titik parkir lama, ditemukan 35 titik parkir baru dan 15 titik parkir malam.

Baca juga  Lokasi SIM Keliling Kota Bogor Selasa 20 Juni 2023

“Dari hasil rapat ketiga persiapan optimalisasi retribusi parkir ini, dari 115 titik lama, kini teridentifikasi penambahan 35 titik baru dan 15 titik parkir malam. Pembagian QRIS saat ini sudah mencapai 71 persen, sehingga 91 titik parkir di Kota Bogor sudah menerapkan sistem QRIS,” ujar Jenal.

Pemkot Bogor menargetkan penggunaan QRIS dapat menjangkau seluruh juru parkir di wilayahnya. Perluasan tersebut diharapkan membuat pencatatan dan penyetoran retribusi parkir lebih transparan serta mendukung optimalisasi PAD. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top