Libur Lebaran, 90 Ribu Kendaraan Masuk Puncak Bogor
BOGOR-KITA.com, CIAWI – Kawasan Puncak masih menjadi destinasi wisata favorit pada libur Lebaran 1447 Hijriah. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor mencatat puncak arus kunjungan wisata terjadi pada hari ketiga Lebaran dengan jumlah kendaraan mencapai 90 ribu unit.
Sebelumnya, pada hari kedua Lebaran, arus wisata tercatat mencapai 80 ribu kendaraan yang masuk ke kawasan Puncak. Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, Satlantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) dari arah Jakarta menuju Puncak.
Kepala Satlantas Polres Bogor, Iptu Afif Widi Ananto, mengatakan bahwa pada hari keempat Lebaran, arus lalu lintas menuju Puncak mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya.
“Puncak arus wisata terjadi pada hari ketiga Lebaran. Tercatat selama 24 jam, kendaraan yang masuk ke Puncak mencapai 90 ribu unit,” ujar Afif, Selasa (24/3/2026).
Ia menjelaskan, rekayasa lalu lintas pada hari ini diberlakukan mulai pukul 08.00 WIB. Berbeda dengan hari sebelumnya, rekayasa dilakukan lebih awal sejak pukul 07.00 WIB karena tingginya volume kendaraan.
“Hingga pukul 09.00 WIB hari ini, jumlah kendaraan yang masuk ke kawasan Puncak menurun sekitar 25 persen dibandingkan hari sebelumnya,” katanya.
Afif mengingatkan sejumlah titik rawan kemacetan yang perlu diwaspadai wisatawan, antara lain Simpang Pasir Muncang, Simpang Megamendung, dan Pasar Cisarua.
Untuk mengantisipasi kepadatan, Polres Bogor bersama Polda Jawa Barat dan Mabes Polri mengerahkan 250 personel yang disiagakan di sepanjang 22,5 kilometer Jalur Puncak. Petugas ditempatkan untuk mengantisipasi hambatan lalu lintas, termasuk persimpangan kendaraan (crossing) yang dapat memperlambat arus.
Ia menambahkan, rekayasa lalu lintas sempat diberlakukan hingga sembilan jam pada hari ketiga Lebaran akibat tingginya volume kendaraan.
“Pada hari ketiga Lebaran, sistem satu arah sempat diberlakukan selama sembilan jam,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi kemacetan pada hari terakhir libur Lebaran, Satlantas Polres Bogor tetap memberlakukan rekayasa lalu lintas dari arah Jakarta menuju Puncak sejak pukul 08.00 WIB. Sementara itu, penerapan sistem satu arah menuju Jakarta masih bersifat situasional.
“Kami melihat volume kendaraan yang melintas. Jika trafik meningkat, sistem satu arah akan diberlakukan,” jelasnya.
Menurutnya, penentuan rekayasa lalu lintas tidak hanya berdasarkan jumlah kendaraan, tetapi juga panjang antrean. Data tersebut diperoleh dari Jasa Marga serta pemantauan langsung di sejumlah titik wisata, seperti Gunung Mas dan Taman Wisata Matahari, serta koordinasi dengan Polres Cianjur.
Satlantas Polres Bogor mencatat hingga siang hari, jumlah kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak mencapai sekitar 5 ribu unit.
“Berbeda dengan hari sebelumnya pada jam yang sama yang mencapai sekitar 8 ribu kendaraan. Artinya, terjadi penurunan sekitar 3 ribu kendaraan. Animo wisatawan dari Jakarta ke Puncak menurun pada hari terakhir libur Lebaran,” tutupnya. [] Danu
