Ketua Peradi Cibinong: Saber Pungli Harus Dilakukan Terus Menerus

Ketua Peradi Cibinong: Aksi Saber Pungli Harus Dilakukan Terus Menerus

BOGOR-KITA.com – Kantor yang terkait langsung dengan pelayanan publik rawan pungli. Oleh sebab itu praksarsa Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) harus didukung.

Hal ini dikemukakan Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Cibinong Kabupaten Bogor, Herdiyan Nuryadin dalam percakapan dengan BOGOR-KITA.com di Bogor, Sabtu (5/11/2016).

“Pungli itu seringkali berhimpitan dengan perkara yang ditangai advokat. Tetapi karena pungli sudah lama terjadi di Indonesia, maka selaku Ketua DPC Peradi Cibinong Kabupaten Bogor, saya menyatakan mendukung,” kata Herdiyan.

Saber Pungli dicetuskan Presiden Joko Widodo yang dikukuhkan berdasakan Peraturan Presiden (Perpres) No.87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar, Jumat (21/10/2016).
Menko Polhukam Wiranto selaku penanggung jawab Operasi Pemberantasan Pungutan Liar (OPP) melalui Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) dalam keterangan kepada wartawan di Kantor Presiden, Jumat (21/10/2016), menjelaskan struktur organisasi Saber Pungli.

“Pengendali dan penanggungjawab: Menko Polhukam. Ketua Pelaksana : Irwasum Polri. Wakil Ketua Pelaksana I: Irjen Kemendagri. Wakil Ketua Pelaksana II: Jaksa Agung Muda Pengawasan. Sekretaris: Staf Ahli di lingkungan Kemenko Polhukam. Anggotanya dari Polri, Kejaksaan Agung, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ombudsman Republik Indonesia, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polisi Militer TNI,” jelasnya seperti dilansir situs Setkab.

Ia menjelaskan, Operasi Pemberantasan Pungli itu perlu suatu proses yang terus-menerus, apalagi dengan melibatkan masyarakat, maka harus ada respon yang cepat. Dan ini yang dikerjakan oleh orang-orang yang tidak bisa, atau tidak perlu tugas rangkap.

Sejak dicetuskan, Saber Pungli sudah melakukan sejumlah aksi. Sementara di Kota Bogor, Saber Pungli menjadikan Imigrasi Bogor sebagai kantor pertama yang digeruduk. Tidak ada aparat Imigrasi Bogor yang tertangkap tangan melakukan pungli.

“Memerangi pungli memang tidak semudah membalik telapan tangan,” kata Herdian. Sebab, itu Herdian setuju dengan Wiranto, agar aksi Saber Pungli harus dilakukan secara terus menerus. “Jangan hanya hangat hangat tai ayam,” kata Herdiyan. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *