Diduga Bensin Tercampur Air, Kapolsek Parungpanjang Tinjau SPBU di Desa Cibunar
BOGOR-KITA.com, PARUNGPANJANG – Dugaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite tercampur air di sebuah SPBU di Desa Cibunar, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, menjadi perhatian warga.
Sejumlah warga melaporkan kendaraan bermotor mereka mengalami gangguan mesin setelah mengisi BBM di SPBU tersebut. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti aparat kepolisian setempat.
Kapolsek Parungpanjang Polres Bogor, Kompol Muhamad Taufik, mengatakan pihaknya menerima aduan masyarakat dan langsung melakukan pengecekan ke lokasi.
“Sejak semalam anggota sudah turun ke lokasi. Hari ini saya datang langsung untuk memastikan dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kompol Muhamad Taufik, Sabtu (14/2/2026).
Berdasarkan pemeriksaan awal bersama tim teknis, ditemukan indikasi adanya campuran air di dalam tangki penampungan Pertalite di SPBU tersebut. Namun, kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab kejadian itu.
Untuk sementara waktu, penjualan dan distribusi Pertalite di SPBU tersebut dihentikan.
“Di dalam tangki masih terdapat sekitar 16 ribu liter Pertalite. Kami minta penjualan dihentikan sementara sampai pemeriksaan selesai,” katanya.
Terkait sumber air yang diduga bercampur dengan BBM, pihak kepolisian belum dapat memastikan dan masih menunggu hasil uji dari tim ahli.
Kompol Taufik juga menyampaikan bahwa pengelola SPBU menyatakan siap bertanggung jawab apabila terbukti terjadi kerugian terhadap konsumen, termasuk penggantian BBM dan biaya perbaikan kendaraan yang terdampak.
Pihak kepolisian mengimbau pengelola SPBU agar meningkatkan pengawasan serta memastikan prosedur operasional standar (SOP) dijalankan secara ketat guna mencegah kejadian serupa terulang.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan masih berlangsung. [] Fahry
