City Gas Cibinong Segera Diresmikan

BOGOR-KITA.com – Impian masyarakat di Kabupaten Bogor untuk merasakan kehadiran city gas akan segera terwujud. Direktut Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN), Tbk., dan Wakil Bupati Bogor Nurhayanti akan meresmikan penggunaannya di wilayah Kecamatan Cibinong.Hal ini dikemukakan Kepala Bidang (Kabid) Migas dan Panas Bumi pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Kabupaten Bogor, Budi Pranomo kepada PAKAR usai sosialisasi penyaluran gas bumi jaringan distribusi untuk rumah tangga sektor 5,Kabupaten Bogor di Perumahan Cipta Graha Permai, Jalan Raya Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Senin (20/10).

“Peresmiannya dalam waktu dekat tapi tanggalnya belum fix kapan. Kita siapkan sambil menyelesaikan administrasi,” kata Budi.

Menurutnya, Kabupaten Bogor merupakan daerah ke-12 dari 20 kota di Indonesia yang mendapatkan bantuan city gas menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).Kabupaten Bogor memperoleh city gas sebanyak 4.000 sambungan, setelah memenuhi dua syarat, yakni memiliki sumur gas, dan daerahnya dilalui jaringan gas.

“Kabupaten Bogor memenuhi syarat kedua karena kita memang dilalui jaringan gas,” bebernya.

Dilanjutkannya, pemasangan city gas sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional dalam upaya meningkatkan penggunaan gas dan energi terbarukan hingga 2025 mendatang dalam upaya mengurangi bahan bakar minyak (BBM) yang produksinya terus menurun.

Menurutnya, program city gas sangat memudahkan masyarakat karena murah dalam operasional dan pengolahan, bersih karena tidak mengotori peralatan memasak, serta aman digunakan dan sangat jarang meledak.

Sementara itu, Ahmad Saleh, Kepala Seksi (Kasie) Niaga Gas Bumi pada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian Energi menjelaskan, pusat telah memasang 4 ribu jaringan gas (jargas) di 3 kelurahan yang ada di Cibinong, meliputi Kelurahan Tengah, Sukahati dan Harapan Jaya.

“Kami bangun konstruksi jaringannya tahun 2012 lalu menggunakan APBN 2012 untuk 11 sektor di 3 kelurahan itu. Dana yang dikucurkan ketika itu Rp45 miliar. Kita bangun untuk Kabupaten Bogor cuma-cuma alias gratis, kecuali masyarakat mau menambah jaringan dari yang sudah ditetapkan,” beber Saleh.

Dalam penggunaan city gas, Saleh berpesan agar masyarakat bisa meminimalisir kerusakan pada meteran gas dengan memberikan tralis pembatas sehingga tidak cepat rusak.

Ditanya apakah program ini masih bisa diadakan untuk tahap kedua, Saleh menjelaskan, hal tersebut bergantung kepada kepemimpinan Presiden RI yang baru dilantik untuk periode 2014-2019. “Untuk city gas sudah dibuatkan road map per 5 tahun dari 2009 hingga 2014. Tinggal bagaimana kebijakan pimpinan yang baru,kalau memang bagus ya akan diteruskan. Lagipula butuh persetujuan dan pembahasan oleh DPR RI yang baru untuk anggarannya,” tandasnya. [] Harian PAKAR/Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *