Kab. Bogor

Bendungan Ciawi Dan Sukamahi Diharapkan Bisa Menjadi Objek Wisata

BOGOR-KITA.com, MEGAMENDUNG – Bendungan Ciawi dan Sukamahi di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor sampai saat ini belum memberikan kontribusi ekonomi bagi masyarakat.

Padahal, awal pembangunan, Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi digadang-gadang akan memberikan kontribusi ekonomi kepada masyarakat Kecamatan Megamendung, terutama masyarakat sekitar bendungan karena akan menjadi objek wisata.

Namun, sampai saat ini masyarakat belum merasakan tanda-tanda dampak ekonomi dari dua bendungan tersebut.

Kepala Desa Sukamahi, Budi Mamat mengaku tidak ada dampak kepada masyarakat Desa Sukamahi dengan adanya bendungan tersebut.

“Hanya nama Sukamahi saja yang tentunya lebih dikenal, itu saja,” kata Budi Mamat.

Secara ekonomi, ia memastikan tidak ada. Bahkan, fasilitas yang sudah ada di bendungan pun belum bisa dinikmati,”Warga saya paling sholat jumatan saja ke lokasi bendungan, setelah itu tidak ada lagi apa-apa,” ucapnya.

Baca juga  Resmikan Bendungan Ciawi, Jokowi Sebut 3 Problem Besar DKI Jakarta

Sependapat dikatakan Kepala Desa Gadog, Dedi Junaedi. Menurutnya, ada sebagian Kampung di Desa Gadog berada di sekitar Bendungan Ciawi yaitu Kampung Pasir Purut. Warga di kampung itu hanya menjadi tetangga bendungan tanpa bisa melakukan aktivitas bisnis seperti berjualan.

Sebab, bendungan Ciawi sampai saat ini belum berfungsi sebagai objek wisata yang sebelumnya digadang-gadang bakal menjadi objek wisata.

“Rencana ada Pujasera, atau kios-kios pedagang itu belum ada sama sekali, jadi bendungan ini hanya menjadi lokasi warga melintas saja, sementara secara ekonomis tidak ada,” ujar Dedi Junaedi.

Dedi ingin kedepannya, Bendungan Ciawi ini bisa bermanfaat tidak hanya sebagai pengendali air bagi banjir Jakarta, tapi bermanfaat bagi kehidupan masyarakat sekitar dari sisi ekonominya.

Baca juga  Jokowi Hari Ini Resmikan Bendungan Ciawi dan Sukamahi, Jakarta Bakal Bebas Banjir?

“Iya harus dijadikan tempat wisata, jadi nanti kami bekerjasama dengan pihak bendungan untuk memenuhi kebutuhan di Bendungan sebagai tempat wisata, mulai dari warga yang berjualan hingga lainnya,” ungkapnya.

Dengan begitu, dua bendungan yang ada di Kecamatan Megamendung ini bermanfaat secara ekonomi bagi masyarakat.

Sementara, Kepala Desa Cipayung Cacu Budiawan menegaskan, sejak adanya bendungan Ciawi belum ada dampak ekonomi terhadap masyarakat.

“Bendungan Ciawi saat ini hanya dijadikan warga Cipayung tempat berolahraga seperti untuk sarana lari dan jalan sehat, selain itu tidak ada,” tandasnya. [] Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top