Api Obor Asian Games Menginap di Balaikota

BOGOR-KITA.com – Api Obor Asian Games akan menginap selama satu hari di Balikota Bogor. Hal ini dikemukakan Perwakilan INASGOC Intan Nuralita di Bogor, Senin (13/8/2018).

Api Asian Games yang diambil di India 15 Juli 2018 sudah diarak (torch relay) di sejumlah kota di Indonesia sejak 18 Juli 2018.

Saat ini torch relay berada di Cianjur dan Selasa (14/8/2018) pagi jam 09.00 WIB sudah sampai di titik start Rumah Dinas Walikota Bogor. Diperkirakan Torch Relay akan sampai di Balaikota pukul 12.00 WIB dan akan diinapkan semalam sebelum dibawa ke Jakarta.

“Nanti saat Torch Relay pembawa api akan dijaga torch guard. Jadi di tengah pelari kemudian diapit oleh torch security dari Pasukan Gabungan (Pasgab) TNI dan Polri kemudian di sisi agak luarnya lagi ada torch guard,” kata Intan.

Pemkot Bogor menggelar rapat finalisasi Torch Relay, di Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Senin (13/8/2018). Hadir antara lain Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Letnan TNI Herindra, legenda bulutangkis Tanah Air Icuk Sugiarto, legenda tinju Indonesia Ellyas Pical, artis ibukota Chico Jericho, Yossy Project Pop serta Putri Indonesia 2015 Anindya Kusuma Putri.

“Kami sudah koordinasi secara teknis. Kami ingin agar momentum torch relay ini memberikan pesan kuat bahwa Kota Bogor antusias menyambut Asian Games 2018,” ujar Bima seusai rapat.

Terkait rute torch relay, Bima mengatakan akan diarak keliling kota hujan melintasi sejumlah bangunan ikonik dan melibatkan ribuan orang.

“Warga diharapkan dapat hadir dan saya sudah mengedarkan imbauan kepada kantor, instansi, lembaga, sekolah yang dilalui lintasan torch relay ini untuk ikut hadir menyemarakan,” terangnya.

Jalur yang akan dilalui antara lain Jalan Pajajaran, Warung Jambu, Jalan Ahmad Yani, Jalan Sudirman, Sempur, Tugu Kujang, Jalan Otista, Mall BTM, Jalan Juanda, Istana Bogor dan api obor Asian Games akan disemayamkan semalam di Balaikota Bogor sebelum bertolak menuju Jakarta keesokan harinya.

“Tidak akan ada rekayasa khusus, pengalihan arus, hanya penutupan sementara saja ketika api itu lewat di depan jalan,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Rakhmawati. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *