Kab. Bogor

Soma, Sudah 10 Hari Hilang di Kaki Gunung Salak 

BOGOR-KITA.com – Walaupun sudah semaksimal mungkin Tim SAR, BPBD dibantu warga melakukan pencarian kesana kemari, bahkan hingga menyelam ke dasar beberapa curug (air terjun), menyisir hutan, menuruni lembah sampai menelusuri beberapa wilayah perkampungan desa, Soma (60) seorang pencari jantung pisang dan lalapan daun poh pohon yang sejak remaja terbiasa keluar masuk hutan di lereng kaki Gunung Salak Warga Desa Tapos 1, Kecamatan Tenjolaya,  sampai detik ini menghilang tanpa jejak.

Endah,  salah seorang kerabat dekat leluarga Soma saat ditemui di rumahnya menyatakan pasrah atas menghilangnya sang paman yang bak ditelan bumi.

“Sudah sepuluh hari Mamang Soma hilang. Dia ke kaki Gunugn Salak untuk mencari jantung pisang dan lalapan daun poh pohon di hutan lereng Gunung Salak.  Dan kini kami sekeluarga pasrah karena upaya pencarian sudah dilakukan semaksimal mungkin tapi tetap saja tak ditemukan,”.kata Endah, Kamis (25/7/2019).

Baca juga  Anak-anak Beramai-ramai Membaca Buku di Rooftop TBM Lentera Pustaka di Kaki Gunung Salak Bogor

Endah menjelaskan, Soma rutin menuju lereng kaki Gunung Salak untuk mencari lalapan daun poh pohan dan jantung pisang guna dijual ke warung warung di sekitar rumah.

Namun, pada (14/7/2019) lalu, Soma berangkat lebih pagi.

“Biasanya Mang Soma pergi ke hutan selalu pukul sembilan pagi, tapi pada hari itu Mamang berangkat jam setengah enam dan biasanya pukul 4 sore sudah di rumah, tapi sampai selepas Sholat Isha, Mang Soma belum juga kembali.  Saat itu keluarga melapor ke RT dan RW lalu dilanjutkan ke desa,” katanya.

Nah karena hari sudah malam tak kunjung pulang, serta sesuai atas saran desa, maka pada (15/7/2019) pagi baru dilakukan pencarian.

Baca juga  Punya Basis Massa Kuat, Ade Wardhana Ikut Penjaringan Bakal Calon Bupati Bogor dari PDIP

“Pencarian melibatkan banyak pihak. Sampai saat ini sudah 10 hari pencarian, hasilnya tetap nihil. Mamang hilang di Lereng Gunung Salak seperti ditelan bumi,” tukasnya.

Oo Kosasih mantan Kepala Desa Tapos 1 Kecamatan Tenjolaya yang memimpin pencarian Soma mulai hari pertama hingga hari ketiga mengungkapkan, semua titik lokasi di Lereng Gunung Salak yang biasa didatangi Soma sudah didatangi, malah hingga ke beberapa curug, lembah curam juga sudah disisir, tapi tetap tak ditemukan.

“Jadi kami prediksi, rasanya tidak mungkin Pak Soma hilang di lereng Gunung Salak, karena jalur menuju kelokasi kebun tumpang sari daun poh pohan di hutan pinus, mudah ditempuh, jalurnya juga aman, tidak curam,” katanya.

Baca juga  Walikota dan 250 Kepala Sekolah Dampingi Pramuka Kemping di Kaki Gunung Salak

Oleh sebab itu, lanjut Oo Kosasih, sampai saat ini warga masih tetap melakukan pencarian baik di Gunung Salak maupun ke beberapa titik lainnya bahkan bergeser dari dari jalur yang biasa ditempuh Soma.

“pencarian dilakukan sampai pukul 4 sore sejak Senin lalu hingga malam, saya bersama anak anak dan istri dengan menggunakan mobil berkeliling ke setiap pelosok desa baik di Pamijahan, Tamansari, hingga Leuwiliang. Tapi tetap saja Pak Soma tidak berhasil kami temukan,” pungkasnya. [] Admin/Pkr

 

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top