IZEFEST ke-10 Sekolah Cendekia BAZNAS Diikuti 1.500 Peserta dari Berbagai Negara
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) menyelenggarakan International Zakat Education Festival (IZEFEST) ke-10 pada 1 Juli–19 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 1.500 peserta dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, termasuk peserta dari berbagai negara.
IZEFEST merupakan agenda tahunan SCB yang menggabungkan kompetisi pendidikan, pengembangan keterampilan, dan edukasi zakat. Melalui kegiatan ini, pelajar mendapat kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik, bahasa, olahraga, kepramukaan, serta kepedulian sosial.
Sejumlah kompetisi dalam IZEFEST ke-10 diselenggarakan secara daring untuk menjangkau peserta lintas negara. Kompetisi tersebut meliputi Olimpiade Zakat dan Matematika (OZAM), Speech Competition, Spelling Bee, dan Story Telling. Kegiatan ini memberikan ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan akademik, berbahasa, berkomunikasi, dan menyampaikan gagasan secara kreatif.
Selain kompetisi daring, IZEFEST ke-10 menghadirkan kegiatan olahraga dan kepramukaan yang melibatkan peserta dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Salah satu kegiatan tersebut adalah olahraga petanque yang diselenggarakan pada 10 Oktober 2026. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengasah konsentrasi, ketepatan, dan sportivitas.
Selanjutnya, kegiatan Aksagala Pramuka dilaksanakan pada 15 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi sarana bagi peserta untuk melatih kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, dan keterampilan kepramukaan.
Rangkaian kegiatan lainnya meliputi Zona Edukasi Siswa Terampil (ZEST) dan seminar edukasi zakat. ZEST berfokus pada pengembangan keterampilan siswa, sedangkan seminar edukasi zakat bertujuan memperluas pemahaman generasi muda mengenai peran zakat dalam kehidupan bermasyarakat.
Aspek kepedulian sosial juga menjadi bagian dari penyelenggaraan IZEFEST melalui program IZE SHARE. Dalam program ini, peserta berbagi bersama di Panti Kunci Bahagia, Bogor. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan solidaritas, empati, dan kepedulian terhadap sesama.
Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan IZEFEST. Ia mengajak generasi muda untuk berperan sebagai agen perubahan yang membawa nilai-nilai zakat kepada masyarakat.
“Jadilah agen perubahan yang membawa syiar nilai-nilai zakat yang inklusif, berkeadilan, dan membawa rahmat bagi semesta,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, berharap IZEFEST dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal zakat lebih dekat sekaligus mendorong lahirnya inovasi melalui pemanfaatan teknologi.
Kepala Sekolah Cendekia BAZNAS, Ahmad Kamaluddin Afif, mengatakan bahwa penyelenggaraan IZEFEST ke-10 menjadi momentum untuk memperkuat peran pendidikan dalam membentuk peserta didik yang berprestasi, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
“IZEFEST di tahun ke-10 ini menjadi momentum untuk memperkuat dan mensyiarkan komitmen bahwa pendidikan yang diselenggarakan Sekolah Cendekia BAZNAS bukan sekadar membentuk santri berakhlak mulia dan berprestasi, tetapi juga berdampak untuk sekitar serta membangun jejaring insan pendidikan dalam misi kemanusiaan global,” ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan IZEFEST ke-10, Sekolah Cendekia BAZNAS mengintegrasikan pengembangan prestasi akademik, pembentukan karakter, edukasi zakat, dan kegiatan sosial dalam satu rangkaian kegiatan. Festival ini diharapkan dapat memperluas kolaborasi antarpelajar serta mendorong generasi muda berkontribusi bagi masyarakat.[] Admin
