Kota Bogor

SIG Tower Topping Off, Perkuat Kapasitas Laboratorium Pengujian di Kota Bogor

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pembangunan SIG Tower milik PT Saraswanti Indo Genetech (SIG) memasuki babak baru setelah seremoni topping off atau penyelesaian struktur utama gedung digelar pada Senin (12/10/2026).

Gedung laboratorium setinggi 18 lantai ini diproyeksikan memperkuat kapasitas pengujian sekaligus mendukung kebutuhan industri yang semakin beragam.

Hingga Oktober 2026, progres pembangunan struktur SIG Tower telah mencapai 97,5 persen. Proyek yang dimulai melalui peletakan batu pertama pada 25 Juni 2025 tersebut berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Deputy CEO Saraswanti Group, Yahya Taufik Alhabsyi, mengatakan pembangunan SIG Tower merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan kapasitas layanan dan memperkuat kontribusi dalam menjaga mutu serta keamanan produk.

“Pembangunan SIG Tower merupakan wujud visi jangka panjang perusahaan untuk terus bertumbuh dan memperkuat peran SIG dalam mendukung mutu serta keamanan produk di berbagai sektor industri,” ujar Yahya.

Saat ini, SIG telah mengoperasikan dua gedung laboratorium di kawasan Jalan Rasamala, Taman Yasmin, Kota Bogor, masing-masing setinggi enam dan sebelas lantai. Kehadiran gedung baru diharapkan memperluas kemampuan operasional perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pengujian, baik di pasar nasional maupun internasional.

Baca juga  Jadi Caleg Dapil Jabar III, Maruarar Siap Majukan Kota Bogor

Sebagai laboratorium pengujian yang telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) sejak 2003, SIG memiliki lebih dari 5.100 parameter pengujian terakreditasi.

“Cakupan layanannya meliputi pengujian keamanan pangan, farmasi, kosmetik dan dermatologi, alat kesehatan, produk perikanan, hingga DNA dan genomik untuk mendukung penjaminan produk halal,” jelasnya.

Selain memperkuat sektor industri, keberadaan SIG juga memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Bogor. Perusahaan ini mempekerjakan sekitar 500 karyawan, dengan kurang lebih 80 persen di antaranya merupakan warga lokal.

Sebagian karyawan tersebut merupakan lulusan sekolah dan perguruan tinggi vokasi analis kimia di Bogor. Kondisi ini menunjukkan keterkaitan antara pertumbuhan industri laboratorium dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia daerah.

Yahya menambahkan, SIG juga berupaya memperluas manfaat keberadaannya melalui kontribusi kepada masyarakat, terutama dalam mendukung keamanan pangan dan kesehatan masyarakat.

“Dengan pengalaman bekerja sama bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk instansi pemerintah dan mitra internasional, SIG terus membuka peluang kolaborasi untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi industri dan masyarakat,” katanya.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyambut pembangunan SIG Tower sebagai bagian dari perkembangan dunia usaha dan penguatan ekosistem industri berbasis sains di Kota Bogor.

Baca juga  Pasha Ungu Bersama HDCI Bogor Gelar Bogor Bike Week 2015

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut dapat membuka peluang kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Dukungan Pemerintah Kota Bogor terhadap pembangunan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya sinergi antara dunia usaha dan pemerintah, sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi daerah, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan kontribusi sektor laboratorium pengujian bagi masyarakat,” kata Dedie.

Ia berharap peningkatan kapasitas SIG melalui pembangunan gedung baru dapat memperkuat dukungan terhadap industri yang membutuhkan layanan pengujian sesuai standar dan regulasi.

“Dengan dukungan fasilitas yang semakin memadai, kehadiran SIG diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan pengujian yang mendukung pemenuhan standar dan regulasi, sekaligus memperkuat daya saing industri Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Proyek SIG Tower, Dwi Yulianto Laksono, menjelaskan bahwa seremoni topping off menandai penyelesaian tahap utama struktur bangunan. Setelah tahap tersebut, pekerjaan akan berlanjut pada penyelesaian arsitektur dan fasad, instalasi mekanikal, elektrikal, dan perpipaan atau Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP), interior, serta penataan lanskap kawasan.

Baca juga  Dirjen Pajak Pilih Kota Bogor Pilot Project Sistem Konfirmasi Status Wajib Pajak

Dwi mengatakan seluruh perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) telah dipenuhi. Pembangunan juga mendapat dukungan dari masyarakat sekitar, pemerintah setempat, dan instansi terkait.

“Setelah tahap topping off, pembangunan akan dilanjutkan dengan pekerjaan arsitektural dan fasad, MEP, penyelesaian interior, serta penataan lanskap kawasan. SIG menargetkan penyelesaian proyek yang dilanjutkan dengan peresmian dan soft opening pada Januari 2028,” terang Dwi.

Pencapaian ini turut didukung kerja sama Pemerintah Kota Bogor, masyarakat, tim proyek, kontraktor, konsultan, serta mitra kerja yang terlibat dalam pembangunan.

Dengan hadirnya SIG Tower, perusahaan berharap dapat terus meningkatkan kapasitas, mengembangkan kompetensi, dan memperluas kolaborasi strategis untuk menjawab kebutuhan pengujian yang terus berkembang.

“Ke depan, SIG Laboratory akan terus melangkah melalui penguatan kapasitas, pengembangan kompetensi, dan kolaborasi strategis untuk mendukung mutu serta keamanan produk. Kehadiran SIG Tower menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan tersebut, sejalan dengan komitmen SIG untuk memberikan kontribusi berkelanjutan bagi industri, masyarakat, dan Indonesia,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top