Masyarakat Citeureup Segera Miliki Pasar Representatif dan Modern
BOGOR-KITA.com, CITEUREUP – Masyarakat Kecamatan Citeureup dalam waktu dekat akan memiliki pasar rakyat yang lebih representatif, tertata, dan modern. Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor bersama PT Bangun Bina Persada resmi mencanangkan pembangunan pasar baru dengan konsep modern-tradisional yang mengedepankan kenyamanan, kebersihan, keamanan, serta penataan kios yang lebih tertib bagi pedagang maupun pengunjung.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Pasar Tohaga, Tim Developer PT. Bangun Bina Persada, Kejaksaan, unsur Forkopimcam, Kepala Desa Citeureup, serta para pedagang yang akan menempati pasar tersebut.
Pembangunan pasar ini diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang lebih tertib dan nyaman, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Fasilitas pasar dirancang dengan memperhatikan sirkulasi pengunjung, sanitasi lingkungan, serta aspek keamanan kawasan pasar.
Selama masa pembangunan, para pedagang akan difasilitasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) agar aktivitas perdagangan tetap berjalan dan tidak mengganggu roda perekonomian masyarakat. Proses pembangunan pasar direncanakan berlangsung selama kurang lebih 18 bulan, dengan pengawasan bersama guna memastikan kualitas pembangunan sesuai perencanaan.
Dalam forum tersebut juga berlangsung dinamika perdebatan yang cukup alot, khususnya terkait perpanjangan SHPTB. Pihak Tohaga awalnya menawarkan dua opsi, yakni perpanjangan masa SHPTB selama 7 tahun dari ketentuan awal 20 tahun, atau kompensasi yang dialihkan menjadi Down Payment (DP).
Namun demikian, para pedagang mengusulkan opsi ketiga, yaitu pengembalian uang kompensasi perpanjangan 7 tahun, yang dinilai lebih adil dan memberikan kepastian bagi pedagang. Setelah melalui pembahasan dan pertimbangan mendalam, opsi ketiga akhirnya disepakati oleh Perumda Pasar Tohaga bersama PT Bangun Bina Persada selaku pengembang, dengan catatan nilai pengembalian mengacu pada nominal yang tercantum dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT. Javana dan Tohaga sebelumnya.
Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga Haris menyampaikan bahwa pembangunan pasar Citeureup merupakan bagian dari penataan kawasan perkotaan di Kabupaten Bogor, sesuai dengan instruksi Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
“Pembangunan pasar ini merupakan bagian dari penataan kota, khususnya di Kecamatan Citeureup sesuai instruksi Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dan tentunya harus kita kawal bersama. Mari kita sambut pembangunan pasar ini demi kepentingan bersama,” ujarnya.
Dengan hadirnya pasar yang lebih representatif dan modern, diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan transaksi, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta menjadikan pasar sebagai ruang publik yang tertata, aman, dan berdaya saing bagi seluruh masyarakat Citeureup. [] Hari
