Warga 3 Kampung di Desa Sukasari Protes Kades karena Buka Lahan Mepet Jembatan
BOGOR-KITA.com, RUMPIN – Puluhan orang dari tiga kampung di Desa Sukasari Kecamatan Rumpin melakukan aksi protes terhadap aktivitas kegiatan pembukaan lahan yang dilakukan Kepala Desa (Kades) Sukasari.
Warga mengaku kegiatan pembukaan lahan dengan menebang pohon dan meratakan tanah itu dapat menyebabkan bahaya banjir dan mengikis pondasi jembatan sehingga ditakutkan nantinya jembatan akan roboh.
“Perataan tanah membuat aliran air di kali menyempit dan tanah pondasi jembatan terkikis. Warga khawatir berdampak banjir dan jembatan rusak atau ambruk,” ungkap seorang warga yang namanya tidak mau dituliskan, Sabtu (29/11/2025).
Aksi puluhan orang warga ini langsung direspons pengurus BPD dan LPM Sukasari. Ridwan Oling Ketua BPD membenarkan jika warga melakukan protes atas adanya giat pembukaan lahan oleh Kades tersebut.
“Intinya warga khawatir menyebabkan banjir dan jembatan roboh. Pengakuan warga dari sejak awal tak ada sosialisasi. Sebelumnya beberapa warga juga sudah memprotes, tapi tidak direspons,” ujar Oling, sapaannya.
Ia menambahkan, kekhawatiran warga ini karena jika terjadi banjir maka dampaknya menyusahkan warga. Selain itu, jembatan ini jadi akses penghubung antar kampung dan akses ke tempat pemakaman umum.
“Tadi pak Kades sudah datang ke lokasi dan mengaku siap bertanggungjawab. Tinggal mengurus surat perjanjian kesepakatan nya saja antara Kades dan warga,”‘ imbuhnya.
Keterangan serupa juga disampaikan Ketua LPM Desa Sukasari, Yunus yang mengaku jika kehadiran pihak BPD dan LPM hanya memfasilitasi agar tidak ada salah faham.
“Warga berharap agar kegiatan pembukaan lahan dihentikan dulu, jembatan diperbaiki dengan penguatan struktur pondasi dan jika ada musibah harus diertanggungjawabkan,” ucap Yunus.
Sementara itu, Kepala Desa Sukasari Edi Juhadi yang dikonfirmasi melalui jaringan telepon pribadi belum memberi jawaban. Belum diketahui untuk kegiatan apa proses pembukaan lahan tersebut dilakukan.
Puluhan orang warga yang melakukan aksi demo protes tersebut berasal dari Kampung CI Janlapa, Panyabrangan dan Cibeureum. Hingga berita dibuat warga serta pengurus BPD dan LPM masih bermusyawarah. [] Fahry
