Zakiyah Ingatkan Dispora Soal Kesejahteraan Pegawai GOR
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor menaruh perhatian pada aspek kesejahteraan pegawai Gelanggang Olahraga (GOR) di Kota Bogor, di tengah persiapan agenda besar olahraga dan pembangunan infrastruktur.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah, dalam rapat kerja bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Rabu (28/1/2026).
Zakiyatul atau yang akrab disapa Teh Zakiyah menegaskan, kesiapan sarana prasarana dan target prestasi atlet harus berjalan beriringan dengan pemenuhan hak dan kesejahteraan pegawai GOR. Ia secara khusus menyoroti kondisi pegawai di GOR Bogor Utara.
“Dalam rapat tadi saya menanyakan secara khusus soal kesejahteraan pegawai GOR, terutama di Bogor Utara. Jangan sampai perhatian hanya tertuju pada pembangunan fisik dan persiapan event besar, sementara kesejahteraan pegawainya terabaikan,” ujarnya.
Menurutnya, kesejahteraan pegawai menjadi faktor penting agar pengelolaan fasilitas olahraga dapat berjalan optimal, terlebih dalam menghadapi pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Namun demikian, Zakiyah mengapresiasi penjelasan Dispora Kota Bogor yang memastikan bahwa kesejahteraan pegawai GOR Bogor Utara dalam kondisi baik. Ia menyebut, hingga saat ini tidak ada keterlambatan pembayaran gaji dan seluruh pegawai telah terdaftar sebagai peserta BPJS.
“Alhamdulillah, Dispora menyampaikan bahwa gaji pegawai tidak pernah telat dan BPJS dibayarkan rutin setiap bulan. Artinya, tidak ada kendala terkait kesejahteraan karyawan GOR Bogor Utara,” katanya.
Selain isu kesejahteraan, Zakiyah juga menyinggung rencana pembangunan GOR Bogor Barat yang akan direalisasikan pada tahun mendatang. Ia berharap pemerataan fasilitas olahraga dapat terus dilakukan, termasuk pembangunan GOR di wilayah Tanah Sareal yang hingga kini belum memiliki fasilitas olahraga sendiri.
“Tanah Sareal idealnya punya GOR sendiri. Selama ini masyarakat harus ke GOR Pajajaran, akibatnya antrean panjang karena hanya bertumpu pada satu GOR besar,”ucapnya.
Ia berharap, pembangunan fasilitas olahraga yang merata dapat menunjang pembinaan atlet sekaligus memberikan ruang aktivitas olahraga yang memadai bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, menjelaskan bahwa pengelolaan GOR dan Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) telah disesuaikan dengan kemampuan anggaran, serta dilengkapi perlindungan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pegawainya.
Anas juga memaparkan sejumlah rencana pembangunan dan perbaikan sarana olahraga pada 2026. Di antaranya penyelesaian Tribun Barat stadion Pajajaran dengan anggaran sekitar Rp31 miliar, yang akan dilanjutkan pada 2027 dengan penambahan lintasan atletik dari enam menjadi delapan lintasan agar memenuhi standar internasional, serta pembangunan tribun lainnya.
Selain itu, Dispora Kota Bogor juga merencanakan perbaikan GOR A dan GOR B pada 2026, pembangunan fasilitas wall climbing senilai Rp2,4 miliar, serta pembangunan GOM di wilayah Bogor Barat dengan total anggaran Rp29 miliar.
“Untuk GOM Bogor Barat, tahun ini kami fokuskan pada pembangunan akses jalan dan pembenahan lahan,” pungkasnya. [] Ricky
