Sidak Pansel Direksi Tirta Pakuan, Komisi II Disambut Ruangan Kosong
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap Panitia Seleksi (Pansel) Direksi Perumda Tirta Pakuan di Balai Kota Bogor, Selasa (13/1/2026).
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai ketentuan serta terhindar dari persoalan administratif yang berpotensi menimbulkan gugatan hukum.
Sidak dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Rifky Alaydrus dan dihadiri Wakil Ketua Komisi II Atty Somaddikarya, Sekretaris Komisi II Benninu Argubie, serta anggota Komisi II Heri Cahyono, Endah Purwani, Anita Primasari Mongan, dan Hasby Alatas.
Namun, setibanya di Sekretariat Panitia Seleksi, Komisi II mendapati ruangan dalam kondisi kosong tanpa petugas. Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan dan menjadi catatan serius DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses seleksi pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai strategis bagi daerah.
Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Rifki Alaydrus, menegaskan bahwa proses seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan harus dilaksanakan secara profesional, disiplin, dan sesuai aturan yang berlaku.
“Kami ingin memastikan seluruh tahapan seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan berjalan sesuai aturan. Kondisi sekretariat pansel yang kosong tentu tidak dapat ditoleransi karena ini menyangkut kepentingan strategis daerah,”tegas Rifki.
Senada, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya, mengingatkan agar panitia seleksi tidak melakukan kesalahan teknis maupun administratif yang dapat berujung pada gugatan hukum dan menghambat proses seleksi.
“Kami belajar dari pengalaman masa lalu, seperti pada seleksi Dewan Pengawas Perumda Pasar Pakuan Jaya. Jangan sampai kesalahan administratif menghambat proses yang sedang berjalan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bogor, Benninu Argubie, menekankan pentingnya kesiapsiagaan penuh dari panitia seleksi dalam setiap tahapan proses.
“Pansel harus selalu siap. Proses seleksi ini menentukan kualitas manajemen Perumda Tirta Pakuan ke depan,” katanya.
Anggota Komisi II DPRD Kota Bogor, Heri Cahyono, menilai bahwa keberhasilan seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan sangat menentukan kinerja perusahaan daerah, baik dari sisi pelayanan publik maupun kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Direksi yang terpilih harus mampu meningkatkan kualitas pelayanan air bersih sekaligus memperkuat kontribusi Perumda Tirta Pakuan terhadap PAD Kota Bogor,” ucapnya.
Usai melakukan sidak, Komisi II DPRD Kota Bogor melanjutkan pertemuan dengan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Muttaqin. Dalam pertemuan tersebut, Komisi II menyampaikan hasil temuan di lapangan sekaligus mendorong agar proses seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan dapat berjalan optimal, tertib administrasi, serta terbebas dari potensi persoalan hukum di kemudian hari. [] Ricky
