Kab. Bogor

Rumpin Berkabung

BOGOR-KITA.com, RUMPIN – Puluhan pemuda dari Desa Tamansari dan Sukamulya menggelar aksi damai “Rumpin Berkabung”, berupa tabur bunga dan bakar lilin di pertigaan SPBU Cicangkal, Kamis malam, 28 Agustus 2025.

Gelaran aksi damai ini sebagai bentuk duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa akibat peristiwa kecelakaan lalu lintas maut yang disebabkan oleh truk angkutan tambang.

Mifatuhl Rahman, perwakilan Pemuda Desa Tamansari, menegaskan Perbup Bogor 56 Tahun 2023 sudah sangat jelas melarang kendaraan truk angkutan tambang masuk ke wilayah Kecamatan Rumpin di siang hari.

“Tapi faktanya, aturan itu terus diabaikan. Sehingga ada lagi kecelakaan dan korban jiwa. Kami menuntut pemerintah daerah untuk tegas menegakkan aturan, karena keselamatan rakyat jauh lebih penting daripada kepentingan tambang,” tegasnya.

Baca juga  Real Count KPU: Suara Caleg DPR RI Jabar V Achmad Ru’yat Salip Petahana Fahmy Alaydroes

Sementara itu, Wildan Muholad, selaku Koordinator Aksi, menyampaikan aksi ini bukan hanya seremonial duka, tapi juga merupakan simbol perlawanan rakyat atas ketidakadilan akibat pertambangan.

“Tabur bunga dan bakar lilin ini adalah simbol duka sekaligus perlawanan. Kami ingin menunjukkan bahwa nyawa rakyat tidak boleh dikorbankan demi tambang. Jika aturan terus dilanggar, jangan salahkan rakyat bila mengambil sikap yang lebih keras.” tandas Wildan Muholad.

Aksi Rumpin Berkabung ini tampak diikuti oleh pemuda, pelajar, dan masyarakat yang peduli terhadap keselamatan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan Rumpin, dengan seruan bersama:Tegakkan Perbup Bogor Nomor 56 tahun 2023 tanpa pandang bulu.

“Kami juga menuntut hentikan mafia tambang yang merugikan rakyat. Jamin keselamatan warga Rumpin dari ancaman truk tambang,” tandasnya. [] Fahry

Baca juga  IPB University Ingin Ciptakan Mahasiswa Technopreneur dan Sociopreneur, Apa Itu?
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top