Kota Bogor

PSEL Bogor-Depok Segera Dibangun di Kayumanis, Camat Tanah Sareal : Masyarakat Sudah Siap

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) untuk aglomerasi Kota Bogor–Depok direncanakan segera dibangun di RW 11, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Saat ini, aparatur kecamatan dan kelurahan tengah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana pembangunan tersebut.

Camat Tanah Sareal, Rokib, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pendekatan intensif kepada warga. Menurutnya, masyarakat tidak keberatan dan siap menyambut pembangunan PSEL di wilayah Kayumanis.

“Di sisi masyarakat, kami sudah melakukan pendekatan dan sosialisasi. Pada prinsipnya masyarakat tidak ada masalah dan siap menyambut PSEL di Kayumanis. Kami selalu melibatkan perwakilan warga, tokoh masyarakat, RW, dan RT agar mereka memahami lokasi yang akan digunakan,” ujar Rokib saat ditemui di kantor Kelurahan Kayumanis pada Senin (13/4/2026).

Baca juga  Eka Wardhana Kembali Terpilih Jadi Ketua FOPI Kota Bogor, Fokus Siapkan Porprov Jabar 2026

Ia menjelaskan, teknologi yang digunakan dalam proyek ini tergolong ramah lingkungan dengan dampak yang sangat minim terhadap masyarakat.

“Kalau kita lihat, ini cukup ramah lingkungan dan insyaallah dampaknya ke masyarakat minim, bahkan bisa dikatakan tidak ada. Jadi masyarakat di sini sudah siap,” katanya.

Rokib menerangkan, lokasi pembangunan PSEL berada di area yang sebelumnya direncanakan untuk Wisma Atlet dan berdekatan dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Untuk persiapan, pihak kecamatan terus melakukan penataan lokasi serta monitoring kebersihan dengan melibatkan masyarakat.

Terkait akses jalan, ia menyebutkan bahwa sebagian infrastruktur telah dibangun oleh Dinas PUPR Kota Bogor, meski belum sepenuhnya tersambung ke lokasi proyek.

Baca juga  Netty Heryawan : Ruang Aman Bagi Anak-Anak di Jabar Semakin Terbatas

“Kami terus memonitor dan berharap tahun ini akses jalan bisa tersambung sampai ke area IPAL,” ucapnya.

Pemerintah menargetkan pembangunan PSEL dimulai dalam waktu dekat dan dapat selesai serta beroperasi pada tahun 2028.

“Sebetulnya perencanaan-perencanaan sudah mulai dari sekarang. Harapan Pak Wali di 2028 itu sudah ready, sudah selesai dan sudah bisa operasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua RW 11 Kelurahan Kayumanis Abdu Salam Ujani, menyampaikan bahwa informasi yang diterima masyarakat masih terbatas. Ia menilai perlunya sosialisasi yang lebih menyeluruh agar warga memahami proyek tersebut secara utuh.

‘Warga belum mengetahui secara penuh, baru sebatas informasi. Kami sebagai pengurus berharap ada sosialisasi lebih lanjut. Bahkan kami sudah mengajukan studi banding agar bisa memberikan penjelasan yang lebih jelas ke masyarakat,” ujarnya.

Baca juga  PKS PSEL Ditandatangani, Sampah Makassar Raya Siap Diubah Jadi Listrik

Menurutnya, saat ini warga mulai mempertanyakan proyek tersebut, terutama karena informasi yang beredar di media sosial masih simpang siur. Ia juga mengungkapkan adanya kekhawatiran warga karena lokasi tersebut sebelumnya sempat direncanakan sebagai tempat pembuangan sampah.

“Warga masih ada trauma. Jadi untuk sementara, kalau belum jelas, mereka belum akan mengizinkan. Tapi jika nanti ada sosialisasi yang jelas, kami siap membantu sebagai tokoh masyarakat,” tegasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top