Kab. Bogor

Pemandian Cimandala di Puncak, Wisata Air Alami dari Aliran Curug Kembar

CISARUA — Pemandian Cimandala di Desa Wisata Batulayang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, menjadi destinasi wisata air yang saat ini banyak dikunjungi wisatawan.

Air yang bersumber dari Curug Kembar yang berada di perbukitan wilayah tersebut membuat aliran air di pemandian ini sangat jernih. Kondisi air yang jernih inilah yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

Salah satu pengelola Pemandian Cimandala, Agus Setiawan, mengatakan tempat wisata ini mulai dibuka saat Indonesia dilanda pandemi Covid-19 pada 2021.

Saat kunjungan wisatawan menurun, warga Kampung Manggis berinovasi dengan memanfaatkan aliran air tersebut menjadi pemandian.

Melalui promosi di media sosial, Pemandian Cimandala mulai dikenal luas, baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

Baca juga  5.000 Dosis Vaksin di IPB Dramaga Disiapkan, Ini Sasarannya

“Alhamdulillah, kunjungan terus meningkat. Ada wisatawan dari Jabodetabek, juga turis asing, terutama dari Timur Tengah,” kata Agus, Sabtu (11/4/2026).

Untuk menikmati pemandian ini, pengelola menetapkan tarif Rp10 ribu bagi wisatawan domestik dan Rp25 ribu bagi wisatawan mancanegara.

Pengelola juga menjaga kebersihan area pemandian dengan menyediakan tempat sampah di sejumlah titik.

Di sekitar lokasi, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjajakan makanan dan minuman dengan harga terjangkau. Kopi dijual seharga Rp5 ribu hingga Rp10 ribu, sedangkan mi rebus plus telur dibanderol Rp15 ribu.

“Libur Lebaran kemarin hampir mencapai 2.000 pengunjung. Bahkan, banyak kendaraan tidak mendapatkan lahan parkir karena penuh,” ujarnya.

Baca juga  Kekeringan di Bogor, Pemkab Distribusikan Air Bersih 5 Ribu Liter Per Hari

Selain UMKM, Pemerintah Desa Batulayang juga membuka kafe di area tersebut yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Pengelola berkomitmen menjaga ekosistem di kawasan tersebut. Habitat kera tetap terjaga dan tidak terganggu.

Selain itu, tidak ada lahan kritis yang dibiarkan terbuka. Setiap lahan kosong ditanami pohon keras sehingga kawasan tetap hijau dan rimbun.

“Di kawasan ini tidak ada lahan kosong tanpa pohon. Semua tertutup vegetasi,” kata Agus.

Desa Wisata Batulayang juga pernah dikunjungi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat dijabat Sandiaga Uno. Bahkan, desa wisata ini pernah menjadi salah satu destinasi terbaik di Jawa Barat. [] Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top