Kab. Bogor

Musrenbang Tingkat Kabupaten Bogor, Sastra Winara: Aspirasi Rakyat Kita Kawal

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Sastra Winara menghadiri rapat Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) atau Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Bogor tahun anggaran (TA) 2027, Selasa, (7/4/2026). Kegiatan tersebut digelar bersama Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan seluruh SKPD beserta BUMD.

Sastra Winara mengatakan, Musrenbang RKPD tingkat kabupaten merupakan tahapan akhir dari rangkaian musrenbang yang sebelumnya dilaksanakan di tingkat desa dan kecamatan.

“Ini merupakan tahapan dari kita melaksanakan musrenbang desa, musrenbang kecamatan, kemudian ditindaklanjuti oleh Musrenbang RKPD tingkat Kabupaten Bogor,” kata Sastra.

Ia menjelaskan, Musrenbang RKPD tersebut menjadi dasar dalam penyusunan postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Bogor tahun 2027.

Baca juga  Corona Kabupaten Bogor 12 Juli: 10 Sembuh, 2 Positif, Cariu Nihil Covid-19

Program-program yang nantinya masuk dalam APBD 2027, kata dia, merupakan hasil dari berbagai usulan masyarakat yang disampaikan melalui musrenbang desa, kecamatan, hingga melalui kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Bogor.

“Kebetulan dari musrenbang ini aspirasi dari seluruh rekan-rekan anggota DPRD Kabupaten Bogor yang sudah melaksanakan reses di daerah pemilihan masing-masing telah disampaikan,” jelasnya.

Menurutnya, pembentukan postur APBD tidak dilakukan secara tiba-tiba. Setiap program yang masuk telah melalui tahapan perencanaan yang disusun sejak satu tahun sebelumnya.

“Jadi pada saat postur APBD terbentuk, bukan serta-merta program tersebut muncul dengan beberapa angka-angka, tetapi memang melalui tahapan penyusunan satu tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan bahwa penyusunan APBD tahun 2027 akan tetap menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Baca juga  Chikigo & Lurik Klaten, Kolaboraksi Chiki Fawzi-Dompet Dhuafa Ramaikan IN2MF Melalui Pemberdayaan Lurik

Menurut Rudy, selain menampung aspirasi masyarakat melalui musrenbang dan reses DPRD, pemerintah daerah juga akan melanjutkan program bantuan keuangan (bankeu) desa pada tahun 2027.

“Kami fokusnya adalah pertama hak dasar masyarakat harus dilaksanakan, kemudian bankeu desa akan kita lanjutkan di 2027. Mudah-mudahan mendapat dukungan dari ketua, wakil ketua, dan seluruh jajaran anggota DPRD Kabupaten Bogor,” jelasnya. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top