Macan Tutul Turun ke Permukiman Warga Puncak
BOGOR-KITA.com, CISARUA- Seekor macan tutul memasuki permukiman warga di kawasan perkebunan teh Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Jumat pagi (3/4/2026).
Kepala Desa Tugu Selatan, Eko Widiana, mengatakan macan tutul tersebut diduga turun dari hutan di sekitar Gunung Mas.
“Kemungkinan turun dari sekitar hutan di kawasan tersebut,” kata Eko kepada wartawan.
Menurut Eko, macan tutul itu berhasil dievakuasi oleh tim gabungan. Proses evakuasi juga melibatkan tim medis dari Taman Safari Indonesia (TSI).
“Saat ini macan tutul tersebut sudah dibawa ke TSI,” ujarnya.
Ia menambahkan, peristiwa turunnya macan tutul ke permukiman warga bukan kali pertama terjadi.
“Memang di kawasan tersebut menjadi habitat macan tutul,” katanya.
Sementara itu, Ketua Regional Gunung Gede Pangrango Halimun Salak Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia Jawa Barat (Gedepahala FK3I Jabar), Linggar Sonagar Risjoni, mengungkapkan bahwa kemunculan macan tutul ke permukiman diduga akibat aktivitas pemburu di kawasan tersebut.
“Satwa tersebut merasa habitatnya terganggu sehingga keluar hingga ke area perkebunan dan mendekati permukiman warga,” ujar Linggar.
Selain itu, macan tutul juga kemungkinan sedang memburu mangsa.
“Mungkin macan itu sedang memburu hewan lain hingga masuk ke wilayah permukiman,” katanya.
Ia menjelaskan, saat hendak memasuki permukiman, macan tutul tersebut diduga tersangkut kawat atau jaring di lokasi.
“Di lokasi itu ada kawat sampah, dan bisa juga terkena jaring pemburu,” terangnya.
Menurutnya, aktivitas perburuan di kawasan tersebut memang kerap terjadi, terutama terhadap babi hutan dan burung. [] Danu
