KNPI Ingatkan Kualitas Perbaikan Jembatan Leuwiranji
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Ketua DPK KNPI Kecamatan Gunung Sindur, Jaka Laidi, mengingatkan agar perbaikan Jembatan Leuwiranji yang ditargetkan rampung akhir Januari 2026 tetap mengutamakan kualitas pekerjaan meski dikejar waktu.
Menurut Jaka, progres pekerjaan di lapangan sudah terlihat. Namun dengan sisa waktu yang terbatas, pelaksana proyek diminta bekerja lebih optimal tanpa mengorbankan mutu.
“Dikejar waktu boleh, tapi kualitas harus tetap terjaga,” tegas Jaka, Rabu (28/1/2026).
Ia juga menyoroti pentingnya transparansi kepada masyarakat. Jika terjadi keterlambatan, menurutnya perlu ada sosialisasi terbuka terkait penyebab dan jadwal terbaru penyelesaian pekerjaan.
Selain itu, Jaka mengingatkan kewajiban pemasangan papan informasi proyek yang memuat nilai anggaran, waktu pelaksanaan, serta tahapan pekerjaan. Ketiadaan informasi tersebut dinilai dapat memicu berbagai persepsi di tengah masyarakat dan perlu menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas PUPR.
“Ini infrastruktur strategis dan disorot publik. Semua harus terbuka agar warga tidak bertanya-tanya soal proses dan waktu penyelesaian,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah Parung, Candra Trikaya, optimistis pekerjaan perawatan berkala Jembatan Leuwiranji dapat diselesaikan pada akhir Januari 2026.
“Targetnya, mulai 1 Februari 2026 jembatan sudah bisa dilalui sepeda motor dan kendaraan kecil,” kata Candra saat ditemui pada kegiatan Musrenbang Kecamatan Rumpin.
Ia menjelaskan, jika tidak ada kendala, akses jembatan akan dibuka secara bertahap setelah pekerjaan rampung. Proyek tersebut menelan anggaran sekitar Rp4,8 miliar dengan jenis kegiatan perawatan berkala, meliputi pergantian baut dan perbaikan hamparan badan jembatan. [] Fahry
