Nasional

KBRI Ankara Gelar Rapat Koordinasi Satgas PWNI dan PPI Turki

BOGOR-KITA.com, ANKARA – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ankara, Turki, baru-baru ini sukses menyelenggarakan Rapat Koordinasi Satuan Tugas Pelindungan WNI (Satgas PWNI) dan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Turki. Rapat ini dihadiri oleh 51 anggota Satgas PWNI dan 14 pengurus PPI, yang mewakili 36 wilayah di seluruh Turki.

Duta Besar RI untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran Satgas PWNI sebagai first responder dalam pelindungan WNI di Turki. Dia juga menyoroti perlunya pendataan WNI yang lebih optimal seperti pencatatan manual di tingkat wilayah dan penyampaian laporan dan masukan strategis kepada KBRI/KJRI.

“Teman-teman semua merupakan salah satu elemen penting untuk perlindungan WNI yang ada di Turki. Apresiasi dan penghargaan yang luar biasa atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia terhadap teman teman yang berada di garda terdepan yang akan melayani langsung warga negara Indonesia di Turki,” ujar Achmad Rizal Purnama.

Baca juga  Ini 4 Hal Dalam SE Kemendikbud Soal Belajar di Rumah di Masa Pandemi

Konsulat Jenderal Republik Indonesia untuk Istanbul juga menyampaikan apresiasi yang serupa, sembari menekankan kebutuhan untuk menambah personel Satgas di wilayah dengan jumlah diaspora Indonesia yang semakin berkembang. Hal ini dianggap penting untuk mempercepat respons terhadap aduan, memperluas pemantauan kondisi WNI, dan meningkatkan koordinasi dengan KJRI.

Agenda rapat dimulai dengan sambutan dari Duta Besar RI untuk Republik Turki, kemudian dilanjutkan dengan sesi panel yang membahas berbagai aspek pelayanan publik bagi WNI di Turki. Pembicara dari KBRI Ankara dan KJRI Istanbul memberikan pemaparan mengenai kebijakan kekonsuleran terbaru. Selain itu, Kombes Pol. Harviadhi Agung Pratama, Atase Kepolisian RI, menjelaskan peran Kepolisian RI dalam pelindungan WNI.

Baca juga  Wisma Atlet Kemayoran Jadi RS Darurat Covid-19

Rapat ini membahas berbagai aspek pelayanan publik bagi WNI di Turki, termasuk kebijakan kekonsuleran terbaru, legalitas mahasiswa Indonesia, perdagangan manusia, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Sesi terakhir adalah sharing session oleh perwakilan Satgas PWNI dan PPI, yang membahas permasalahan aktual di wilayah masing-masing.

Peserta rapat memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini dan berharap agar rapat koordinasi seperti ini dapat dilakukan secara rutin. Mereka menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan tugas di lapangan dan memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan kapasitas mereka dalam pelayanan dan pelindungan WNI.

Kepala Departemen Advokasi PPI Turki, Rafid Rizqon Mumtaz, menyatakan bangga telah menjadi bagian penting dalam perlindungan WNI di Turki dan berharap agar acara seperti ini dapat terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam perlindungan WNI di Turki.

Baca juga  Humas Pemerintah Harus Jadi Pemuas Dahaga Informasi Publik

“Saya merasa sangat bangga telah menjadi bagian yang penting dalam perlindungan WNI di Turki terutama untuk teman-teman Pelajar Indonesia yang sedang menempuh studi di Turki,” kata Rafid Rizqon Mumtaz.

Di tempat yang sama Rahmah selaku Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Ankara menyampaikan apresiasi kepada para peserta.

“Terima kasih teman teman satgas dan PPI advokasi atas kontribusinya selama ini. Dengan adanya rakor kami harap dapat memberikan wawasan penting serta memperkuat rasa kebersamaan dalam melindungi dan mendampingi WNI di Turki. Semoga sinergi ini dapat terus berlanjut membawa kebermanfaatan,” ujar Rahma. [] Ine

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top