Regional

Jaga Keandalan Pasokan Listrik di Wilayah Garut, PLN UPT Cirebon Tetap Laksanakan Sweeping Layangan Selama Bulan Ramadhan

BOGOR-KITA.com, GARUT – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Cirebon terus berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah kerja ULTG Garut, khususnya selama bulan suci Ramadhan 1447 H yang di mulai sejak pertengahan Februari dan berakhir pada pertengahan Bulan Maret 2026. Meski tengah menjalankan ibadah puasa, para petugas tetap intensif melakukan pengawasan dan pembersihan (sweeping) layang-layang di sepanjang jalur transmisi SUTT dan SUTET.
Kegiatan sweeping dan pengendalian layangan yang menggunakan benang kawat di wilayah Garut ini melibatkan puluhan personel gabungan dari Tim PLN ULTG Garut, TNI, POLRI, serta angota dari komunitas layang-layang Garut. Tim gabungan ini tersebar di berbagai titik rawan, mulai dari SUTET 500kV Tasik-Depok, SUTT 150kV Darajat-Garut, hingga SUTT 150kV Garut-Karaha. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, kegiatan operasional ini dimulai pukul 12.00 WIB pada hari Senin hingga Sabtu, sementara pada hari Minggu pengawasan dimulai lebih awal, yakni pukul 10.00 WIB.
Manager PLN UPT Cirebon, Andi Setiawan, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang tetap bekerja keras di lapangan demi memastikan keandalan pasokan listrik demi kenyamanan masyarakat dalam beribadah.
“Saya sangat mengapresiasi dedikasi dan semangat para petugas sweeping yang tetap siaga menjaga infrastruktur kelistrikan kita di tengah menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Gangguan akibat permainan layang-layang yang menggunakan benang kawat pada jaringan transmisi dapat berdampak luas pada pasokan listrik, sehingga peran para petugas di lapangan ini sangat vital,” ujar Andi.
Pihak PLN senantiasa mengimbau kepada masyarakat di sekitar jalur transmisi, baik SUTT maupun SUTET untuk tidak bermain layang-layang, terutama yang menggunakan benang kawat atau dilakukan di dekat area kabel tegangan tinggi, guna menghindari risiko kecelakaan listrik maupun padamnya aliran listrik secara meluas.

Baca juga  DPRD Jabar Kawal Proses Tindak Lanjut Rekomendasi BPK
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top