Kota Bogor

Ini Alasan Operasional Biskita Trans Pakuan Berhenti Sementara di Awal Tahun

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjelaskan penyebab tidak beroperasinya layanan Biskita Trans Pakuan pada awal tahun 2026.

Jenal menyebut, penghentian sementara operasional Biskita disebabkan oleh mekanisme Buy The Service (BTS) yang secara regulasi wajib melalui proses lelang setiap tahun dan tidak dapat langsung menggunakan sistem kontrak multiyears.

“BTS berdasarkan regulasi memang harus sistem lelang. Ada masukan supaya dibuatkan multiyears, satu kali MoU untuk dua tahun, tapi itu tidak bisa. Multiyears harus menggunakan Perda, sementara BTS sudah diatur setiap tahun wajib lelang,” ujar Jenal saat ditemui di Balaikota Bogor pada Senin (12/1/2026).

Ia menjelaskan, keterlambatan seperti ini kerap terjadi di awal tahun anggaran. Tidak hanya pada Biskita yang memiliki anggaran miliaran rupiah, namun juga pada anggaran lainnya.

Baca juga  Presiden Jokowi Ajak UMKM Jualan Online

“Kita tahu setiap awal tahun memang pasti ada keterlambatan. Bahkan gaji ASN pun kadang baru cair di atas tanggal 10 Januari. Jadi ini lebih kepada teknis proses lelang,” jelasnya.

Menurut Jenal, terhentinya layanan Biskita sebelumnya juga dipengaruhi oleh proses penyesuaian administrasi, mulai dari penyusunan RAB hingga kajian teknis lainnya yang harus dipenuhi sebelum lelang berjalan.

Meski demikian, ia mengakui perlunya antisipasi ke depan agar kejadian serupa tidak terulang. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, kata Jenal, terbuka terhadap opsi kontrak multiyears, namun tetap harus dikaji dari sisi regulasi.

“Saya sepakat kalau memang ke depan bisa multiyears atau satu kali MoU untuk beberapa tahun. Tapi secara regulasi, itu akan kita kaji dulu, bisa atau tidak,” katanya.

Baca juga  Stadion Pajajaran Kota Bogor Direnovasi Sesuai Standar FIFA

Selain itu, Jenal juga menyoroti minimnya sosialisasi kepada masyarakat saat proses lelang memasuki masa cut-off, sehingga memicu kebingungan publik. Ia menyebut hal tersebut telah dijelaskan melalui berbagai komentar dan media sosial.

Jenal memastikan bahwa per hari Senin ini, layanan Biskita Trans Pakuan telah kembali beroperasi secara normal. Bahkan, terdapat penambahan layanan pada koridor 5 dan 6 di Kota Bogor.

“Alhamdulillah hari ini sudah berjalan normal kembali. Ada penambahan koridor 5 dan 6, sehingga masyarakat bisa kembali menikmati pelayanan Biskita di Kota Bogor,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top