Kab. Bogor

Awas Macet, Hindari Jam Ngabuburit di Jalur Puncak Selama Ramadan

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak pada awal bulan Ramadan terpantau relatif lancar, terutama pada pagi hingga siang hari. Namun, kemacetan berpotensi meningkat di sejumlah titik pada sore hari, khususnya menjelang waktu berbuka puasa atau saat masyarakat melakukan aktivitas ngabuburit.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kepadatan kendaraan mulai terasa di beberapa kawasan strategis, seperti Pasar Cisarua, meski secara umum volume kendaraan belum setinggi hari libur nasional.

Kemacetan diperkirakan memuncak selepas waktu salat Asar. Pada jam tersebut, aktivitas warga lokal meningkat, baik untuk berbelanja kebutuhan berbuka puasa maupun beraktivitas di sekitar jalan utama.

Sejumlah titik rawan kemacetan yang perlu diantisipasi pengendara antara lain Simpang Gadog, Simpang Pusdiklat Megamendung, Pasar Cisarua, Simpang Taman Safari Indonesia (TSI), Kampung Arab Sampay, serta Rest Area Gunung Mas. Di Simpang Gadog, kepadatan kerap dipicu oleh pedagang takjil musiman yang berjualan di tepi jalan.

Baca juga  Menteri LH Sidak Pasar Teluk Gong, Soroti Pengelolaan Sampah dan Bangun Budaya Bersih

“Kalau sore hari, terutama di Pasar Cisarua, macetnya bisa cukup parah,” ujar Junaedi, pengendara sepeda motor asal Desa Kopo, Minggu (22/2/2026).

Ia menyarankan masyarakat yang hendak bepergian ke kawasan Puncak agar mengatur waktu perjalanan, terutama selama bulan suci Ramadan. Menurutnya, perjalanan sebaiknya dilakukan pada pagi hingga siang hari untuk menghindari antrean kendaraan.

“Kalau berangkat sore ke Puncak, harus siap terjebak macet,” katanya.

Selama Ramadan, Jalan Raya Puncak juga dipenuhi pedagang musiman yang menjajakan makanan dan minuman berbuka puasa. Sebagian pedagang memanfaatkan area pejalan kaki dan bahu jalan, yang turut berkontribusi terhadap perlambatan arus lalu lintas.

Salah seorang pedagang takjil di kawasan Gadog mengaku telah berjualan di lokasi tersebut setiap bulan Ramadan. Ia mengatakan, tingkat penjualan sangat bergantung pada kondisi cuaca dan kepadatan pengunjung.

Baca juga  Peduli Atlet, Kota Bogor Bakal Miliki Perda Keolahragaan

“Kalau sore ramai, dagangan bisa habis. Tapi kalau hujan biasanya sepi,” ujarnya.

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta merencanakan perjalanan dengan matang agar aktivitas selama Ramadan tetap berjalan aman dan nyaman. [] DanU

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top