Kab. Bogor

Bupati Bogor Pimpin Rapat RKPD 2027, Dorong Pembangunan Terarah dan Berdampak Nyata

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memimpin langsung Rapat Penyusunan Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bogor Tahun 2027 yang berlangsung di Ruang Rapat Ciliwung, Bapperida, pada Senin (9/2/2026).

Bupati Bogor menegaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 merupakan momentum strategis untuk memanfaatkan waktu pembangunan secara maksimal.

Menurutnya, perencanaan harus diisi dengan keputusan yang tepat, program yang terukur, serta aksi nyata pembangunan fisik dan nonfisik yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Perencanaan tidak boleh ragu, pelaksanaan tidak boleh tertunda, dan hasilnya harus berdampak nyata. Inilah saatnya kita bekerja cepat, tepat, dan berdampak bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” tegas Rudy Susmanto.

Bupati menjelaskan, rapat tersebut merupakan bagian dari koordinasi awal sebelum penyusunan RKPD 2027, sekaligus untuk memastikan arah kebijakan dan program prioritas lima tahunan yang telah dirumuskan dalam visi dan misi kepala daerah tidak terlewat.

Baca juga  Ini Langkah Bupati Bogor Tangani Anak Putus Sekolah dan Naikkan RLS

Selain itu, dilakukan pula evaluasi terhadap program-program yang telah berjalan pada Tahun 2025.

“Kita evaluasi mana program yang perlu dilanjutkan, mana yang perlu ditambahkan, dan apa saja yang harus disempurnakan. Semua masukan kita rangkum bersama agar program tahun berikutnya lebih terarah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rudy Susmanto menegaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Bogor tetap fokus pada sektor prioritas, antara lain infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.

Di sektor kesehatan, Pemkab Bogor tengah mempersiapkan pengembangan rumah sakit dengan spesialisasi tertentu, seperti RSUD Cibinong yang diarahkan menjadi rumah sakit khusus kanker serta RSUD Ciawi yang diproyeksikan sebagai rumah sakit jantung.

“Pembangunan harus punya arah yang jelas. Jangan setiap tahun hanya program yang terlihat penting, tapi output-nya tidak terfokus. Ke depan, pembangunan harus terarah dan berkelanjutan,” jelasnya.

Baca juga  Satu Tahun Pelaku Pengeroyokan Di Desa Sukaresmi Belum Terungkap, Polisi Diminta Profesional

Lanjut Bupati Bogor menjelaskan, terkait waktu pembahasan RKPD yang dilakukan sejak awal 2026, B ia menyampaikan bahwa seluruh tahapan perencanaan telah dimulai, mulai dari Musrenbang Desa hingga Musrenbang Kecamatan. Sebelum Musrenbang RKPD dilaksanakan, Pemkab Bogor perlu memiliki pedoman besar pembangunan lima tahunan yang terstruktur dan berbasis prioritas.

“Pembangunan tidak boleh berdasarkan subjektivitas, tetapi harus dirapatkan bersama dan disepakati sebagai skala prioritas,” tegasnya.

Terkait program prioritas lainnya, Bupati memastikan seluruh program berjalan secara berkelanjutan, termasuk penguatan Universal Health Coverage (UHC) 100 persen.

Bupati Bogor juga menyampaikan progres pembangunan Alun-alun Kabupaten Bogor yang saat ini telah memasuki tahap pengerjaan konstruksi dan ditargetkan selesai pada awal Juni 2026, sehingga dapat digunakan pada peringatan Hari Jadi Bogor.

Baca juga  Bupati Bogor Minta Posko Covid-19 Desa Pantau Warga Isolasi Mandiri

Sementara itu, pembangunan Siliwangi Theater ditargetkan tuntas tahun ini setelah melalui tahapan lelang konsultan pengawasan dan konstruksi.

Dengan penyusunan RKPD 2027 yang dimulai sejak dini, Pemkab Bogor optimistis pembangunan daerah dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor. []  Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top