Kab. Bogor

Proses Pencarian Pekerja Jatuh ke Sungai Cisadane Dilanjutkan, Pelaksana Proyek Siapkan Sedekah Seekor Kambing

BOGOR-KITA.com, GUNUNGSINDUR – Seorang pekerja proyek yang jatuh ke Sungai Cisadane saat sedang melakukan di perbaikan Jembatan Leuwiranji di perbatasan Kecamatan Gunungsindur dan Runpin hingga kini belum diketemukan.

Proses pencarian korban sudah dilakukan Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur BPBD, Damkar, TRC dan relawan. Pencarian dilakukan sejak awal nsiden maut itu terjadi, hari Minggu 1 Januari 2026 jam 20.40 WIB.

“Proses pencarian lanjutan terus dilakukan. Saat ini tim SAR gabungan sudah kembali ke lokasi dan langsung melakukan giat proses pencarian dengan menggunakan alat perahu,” ungkap Lintang, seorang petugas tim SAR, Selasa 03 Februari 2026.

Menurutnya, proses pencarian akan terus dilakukan hingga korban dapat ditemukan. “Berdasarkan tupoksi, pencarian korban akan dilakukan selama 6 hari dan waktunya bisa di perpanjang jika belum ditemukan,” imbuhnya.

Baca juga  Remaja Hanyut Di Sungai Cisadane Ditemukan Meninggal Dunia

Di sisi lain, pihak perusahaan tim pelaksana proyek perbaikan Jembatan Leuwiranji telah menyiapkan satu ekor kambing warna putih yang diperkirakan akan digunakan sebagai hewan sedekah yang akan dipotong di lokasi.

Awak media berusaha mengkonfirmasi soal penyiapan satu ekor kambing tersebut, tapi tidak ada satu orang pihak pelaksana atau pekerja yang mau diwawancarai wartawan. “Maaf saya tidak berani jawab,” ujar seorang pekerja proyek perbaikan jembatan tersebut.

Keterangan yang dikumpulkan redaksi dari sejumlah warga sekitar menyebutkan bahwa kambing tersebut dipersiapkan untuk proses sedekah dengan harapan mempermudah proses pencarian terhadap korban.

“Kalau yang saya dengar sih, pihak pelaksana sudah meminta bantuan doa dari sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama wilayah setempat,” ujar Idris seorang warga sekitar.

Baca juga  Dikabarkan Hilang, Bocah Laki-Laki Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cisadane

Sebagai informasi, proses pencarian korban yang dilakukan Tim SAR gabungan ini telah memasuki hari kedua pasca musibah terjadi. Proses pencarian korban telah dilakukan sejak Minggu malam, 01 Februari 2026 dan Senin siang, 02 Februari 2026. [] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top