Kab. Bogor

Upah Pekerja Proyek Infrastruktur Pemkab Bogor Belum Dibayar, DPRD Jabar Minta Kepastian

Ilustrasi / Istimewa

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Puluhan pekerja proyek tender infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor mengeluhkan belum diterimanya upah kerja hingga hampir dua bulan. Kondisi tersebut menimbulkan keresahan karena para pekerja mengandalkan upah tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Salah seorang pekerja proyek jalan di Kecamatan Rumpin, Jarkasih, mengatakan hingga saat ini dirinya belum menerima bayaran meski pekerjaan telah diselesaikan.

“Sudah hampir dua bulan upah saya belum dibayar. Padahal anak istri sangat membutuhkan. Saya sudah menanyakan ke mandor dan pelaksana, tapi jawabannya selalu nanti dan nanti,” ujar Jarkasih, Jumat (30/1/2026).

Menurutnya, keluhan serupa juga dirasakan oleh banyak pekerja lain di berbagai proyek tender infrastruktur di Kabupaten Bogor.

Baca juga  Alumni IPB: Smart Skills dan Sharp Skills Kunci Sukses

“Bukan cuma saya. Banyak teman-teman di proyek lain juga mengeluh belum dibayar. Bisa puluhan bahkan ratusan orang,” tambahnya.

Keluhan tersebut dibenarkan oleh Endin, seorang mandor yang bertugas sebagai pengawas pada salah satu proyek rekonstruksi jalan di Kecamatan Gunungsindur. Ia menyebut hingga kini dirinya pun belum menerima pembayaran.

“Memang betul, saya juga belum dibayar. Pekerja sering menagih ke saya, tapi dari pelaksana sampai kontraktor juga belum ada pembayaran,” ungkap Endin.

Sementara itu, salah satu kontraktor penyedia jasa yang telah menyelesaikan pekerjaan menyampaikan bahwa pihaknya juga belum menerima pembayaran dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Terakhir kami menanyakan ke pihak pemda, dijelaskan bahwa proses pembayaran akan dilakukan dalam dua minggu ke depan,” ujarnya saat dihubungi redaksi.

Baca juga  Bupati Rudy Susmanto Ungkap Alasan Penamaan Lapangan Tenis Kapten Muslihat

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Doni Maradona, mengaku telah menerima laporan terkait banyaknya pekerja proyek infrastruktur Pemkab Bogor yang belum mendapatkan upah.

Ia meminta pihak eksekutif, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Bogor, segera memberikan kepastian dan menyelesaikan seluruh kewajiban pembayaran proyek. Terlebih, sebelumnya Bupati Bogor disebut telah menyampaikan bahwa pembayaran akan diselesaikan paling lambat sebelum bulan Ramadan.

“Saya meminta Bupati Bogor segera menyelesaikan seluruh pembayaran pekerjaan yang gagal bayar sesuai dengan yang disampaikan. Jangan sampai terus ditunda,” tegas Doni. [] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top