Nasional

DMC Dompet Dhuafa Respon Banjir Jakarta Mulai Evakuasi hingga Bantuan Bagi Penyintas Serta Langkah Penting Bagi Masyarakat Hadapi Banjir

BOGOR-KITA.com,JAKARTA– Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melakukan respons banjir di wilayah Kelurahan Duri Kosambi dan Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, hingga minggu ini (25/1/2026). Dalam respons tersebut, tim melakukan evakuasi warga terdampak serta penyaluran bantuan logistik berupa makanan siap santap.

Abdul Aziz, Penanggungjawab Respons Banjir Jakarta DMC Dompet Dhuafa, melaporkan kondisi banjir di Kelurahan Rawa Buaya saat ini berangsur surut. Meski demikian, di sejumlah wilayah masih terdapat genangan air masih terpantau setinggi 30 hingga 50 sentimeter di sejumlah titik permukiman.

“Mayoritas warga memilih bertahan di lantai dua rumah masing-masing karena belum ada pos pengungsian,” kata Abdul Aziz.

Lebih lanjut Abdul Aziz mengatakan, “Saat tiba di lokasi sejak Jumat (23/1/2026), tim DMC Dompet Dhuafa masih menerima permintaan evakuasi warga serta support kebutuhan makanan siap santap.”

Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim mengevakuasi sebanyak 10 jiwa dari wilayah terdampak banjir dan mengevakuasi seorang lansia yang dalam kondisi sakit.

Baca juga  Pakar Keamanan Pangan IPB University Bahas Isu Terkini dan Kompetensi Keamanan dan Mutu Pangan

Selain evakuasi, DMC Dompet Dhuafa juga menyalurkan bantuan logistik berupa 40 porsi makanan siap santap untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

Di sela-sela respons, tim juga melakukan asesmen untuk memetakan dampak banjir dan kebutuhan lanjutan warga terdampak. Adapun rekomendasi tindak lanjut dari hasil asesmen tersebut adalah distribusi tambahan makanan siap santap bagi warga yang masih bertahan di rumah masing-masing.

Sementara itu Achmad Lukman selaku Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) DKI Jakarta mengatakan, “Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Untuk mengurangi risiko dan dampak banjir, masyarakat perlu melakukan langkah-langkah penting”.

Langkah – Langkah untuk mengurangi risiko saat terjadi banjir:
1. Tetap Tenang: Jangan panik dan tetap tenang untuk berpikir jernih.
2. Evakuasi: Jika diperintahkan, segera evakuasi ke tempat yang lebih tinggi dan aman.
3. Hindari Jalan Berair: Jangan berjalan atau mengendarai kendaraan di jalan yang tergenang air.
4. Matikan Listrik: Jika memungkinkan, matikan listrik untuk menghindari korsleting.
5. Sumber Air Bersih: Pastikan sumber air bersih aman digunakan.
6. Komunikasi: Gunakan ponsel untuk mendapatkan informasi dan berkomunikasi dengan keluarga.
7. Siapkan Barang Penting: Bawa barang-barang penting seperti dokumen, obat-obatan, dan pakaian.
8. Ikuti Instruksi: Ikuti instruksi dari pihak berwenang dan petugas evakuasi.
9. Hindari Bencana Sekunder: Hindari bencana sekunder seperti tanah longsor atau pohon tumbang.
10. Tetap WasPada: Tetap waspada dan siap untuk menghadapi situasi darurat.

Baca juga  Gempa Dahsyat Turki, Dompet Dhuafa Siapkan Bantuan

Langkah – Langkah untuk mengurangi risiko setelah terjadi banjir:
1. Periksa Kerusakan: Periksa kerusakan rumah dan lingkungan sekitar.
2. Bersihkan Lingkungan: Bersihkan lingkungan dari sampah dan benda berbahaya.
3. Cek Kesehatan: Periksa kesehatan dan pastikan tidak ada infeksi.
4. Hindari Air yang Tercemar: Jangan menggunakan air yang tercemar untuk kebutuhan sehari-hari.
5. Dokumentasi: Dokumentasikan kerusakan untuk klaim asuransi.
6. Periksa Struktur Bangunan: Periksa struktur bangunan untuk memastikan aman digunakan.
7. Hindari Bencana Sekunder: Hindari bencana sekunder seperti tanah longsor atau pohon tumbang.
8. Ikuti Instruksi: Ikuti instruksi dari pihak berwenang dan petugas evakuasi.
9. Tetap WasPada: Tetap waspada dan siap untuk menghadapi situasi darurat.
10. Lakukan Desinfeksi: Lakukan desinfeksi pada area yang terkena banjir untuk mencegah penyebaran penyakit.

Baca juga  Presiden Erdogan Positif Covid-19, Sejumlah Tokoh Termasuk Kilicdaroglu Doakan Kesembuhan

TENTANG DOMPET DHUAFA
Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial. Sudah berjalan lebih tiga dekade (32 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR. Dompet Dhuafa juga menerapkan tata kelola sesuai prinsip GCG (transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran) dan memastikan organisasi berjalan sesuai regulasi, kepatuhan syariah dan ketentuan-ketentuan lainnya.

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top