Tirta Pakuan Gelar Raker Dengan Komisi II, Bahas Rencana 2026
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama jajaran Direksi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor.
Rapat tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2026 sekaligus menjadi forum evaluasi arah kebijakan perusahaan hingga tahun 2027.
Rapat dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Achmad Rifki Alaydrus, didampingi Wakil Ketua Atty Somaddikarya serta Sekretaris Komisi II Mochamad Benninu Argoebie.
Dalam paparannya, Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan menjelaskan bahwa rencana kerja tahun 2026 difokuskan pada perluasan cakupan layanan air bersih kepada masyarakat.
“PDAM juga menargetkan penurunan angka kehilangan air, peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia, serta optimalisasi program sanitasi,” kata Rino.
Anggota Komisi II DPRD Kota Bogor Heri Cahyono menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan air bersih harus menjadi prioritas utama perusahaan daerah tersebut. Ia juga mengingatkan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran, terutama yang bersumber dari APBD.
“Pengawasan penggunaan anggaran harus diperketat. Pelaporan keuangan PDAM perlu dilakukan secara terbuka, termasuk kontribusi setoran kepada Pemerintah Kota Bogor,” ujarnya.
Sementara itu, anggota Komisi II lainnya, Endah Purwanti menilai rencana kerja yang disampaikan masih didominasi program rutin. Menurutnya, diperlukan penjelasan lebih mendalam terkait strategi jangka menengah serta kesiapan direksi baru dalam mencapai target hingga 2027.
“Perencanaan harus disusun secara matang sejak awal. Regulasi dan koordinasi antar pihak harus diperkuat agar target yang ditetapkan tidak terhambat saat memasuki tahun anggaran 2026,” tegas Endah.
Anna Mariam Fadhilah, turut menyoroti peluang pengembangan layanan air minum premium yang dapat langsung dikonsumsi tanpa proses perebusan. Namun, ia mengingatkan adanya konsekuensi biaya investasi dan perawatan yang lebih besar.
“Kami mendukung inovasi layanan air minum berkualitas, selama manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan pengelolaannya dilakukan secara profesional,” pungkasnya. [] Ricky
