Kota Bogor

Hadiri Musrenbang Bogor Barat, Dedie Rachim Tekankan Penataan Kawasan dan Akses Jalan Baru

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim membuka secara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Barat yang digelar di Aula Kecamatan Bogor Barat, Senin (19/1/2026).

Dedie menegaskan bahwa Bogor Barat memiliki potensi besar yang harus terus diasah. Ia mengibaratkan wilayah tersebut sebagai “intan” yang membutuhkan sentuhan program pembangunan yang tepat dan terarah agar semakin bersinar.

Dedie juga menyoroti perlunya penataan ulang di sejumlah titik strategis yang selama ini menjadi perhatian masyarakat. Ia secara khusus menginstruksikan jajaran kecamatan untuk mulai melakukan langkah penertiban.

“Tentunya perlunya penataan ulang di beberapa titik strategis yang selama ini menjadi perhatian masyarakat. Saya menginstruksikan jajaran kecamatan untuk mulai melakukan langkah penertiban, khususnya di sepanjang Jalan Dr. Semeru hingga Jalan Brigjen Saptaaji,” ujar Dedie.

Baca juga  51 Guru Ngaji di Kecamatan Bogor Barat Terima Insentif

Selain penertiban kawasan, fokus pembangunan infrastruktur juga diarahkan pada penyusunan Detail Engineering Design (DED) jalur tembus dari Bubulak menuju Cifor, Situ Gede, hingga menembus Cangkurawok dan Dramaga.

Menurut Dedie, pembangunan jalur baru tersebut menjadi bagian dari persiapan pasca selesainya program waste to energy di Galuga. Akses baru dinilai penting untuk mengurai beban lalu lintas yang selama ini bertumpu pada jalan eksisting.

“Kami membutuhkan akses baru ke wilayah Dramaga agar tidak membebani volume jalan yang ada saat ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Dedie juga menekankan pentingnya validitas data sebagai dasar pengambilan kebijakan. Ia menginstruksikan para lurah untuk melakukan pendataan ulang berbasis field data yang lebih spesifik dan mutakhir.

Baca juga  Rusun Menteng, Bogor Barat, ‘Terbakar’

“Saya meminta lurah membuat field data baru yang benar-benar menangkap permasalahan riil di lapangan, seperti jumlah anak difabel atau kebutuhan guru pendamping di setiap kelurahan, agar kebijakan yang diambil tepat sasaran,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi berharap Musrenbang Kecamatan Bogor Barat tahun ini dapat berjalan sesuai perencanaan dan menghasilkan program pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap seluruh rencana dapat terealisasi dengan baik dan pembangunan mampu menjadi solusi atas permasalahan di wilayah. Kami siap mengikuti instruksi dan arahan Wali Kota Bogor,” tuturnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top